Home     News     china
Lama Baca 2 Menit

Starbucks di China Targetkan 9.000 toko Pada Tahun 2025

17 September 2022, 14:38 WIB

Starbucks di China Targetkan 9.000 toko Pada Tahun 2025-Image-1
Starbucks China berencana untuk meningkatkan jumlah toko di China sebesar 50 persen menjadi 9.000 toko pada tahun 2025. [Foto disediakan untuk chinadaily.com.cn]

Beijing, Bolong.id - Starbucks Tiongkok berencana untuk meningkatkan jumlah toko di Tiongkok, pasar terbesar kedua, sebesar 50 persen menjadi 9.000 toko pada tahun 2025.

Dilansir dari 上游新闻 pada Rabu (14/09/2022) Starbucks juga berencana untuk menggandakan penjualannya dan melipatgandakan pendapatan operasionalnya melalui upaya-upaya termasuk ekspansi toko, pertumbuhan di saluran Omni, sebagai serta layanan kopi di rumah dan saat bepergian.

Dalam sepuluh tahun terakhir, toko Starbucks di daratan Tiongkok telah tumbuh hampir 10 kali lipat dan telah mencapai 6.000 toko pada akhir tahun ini. Pada tahun 2025, perusahaan diharapkan membuka toko baru setiap sembilan jam untuk menambah 3.000 toko baru di sekitar 300 kota di seluruh negeri, kata Belinda Wong, ketua Starbucks Tiongkok, pada konferensi Hari Investor dua tahunan pada 13 September.

Di kota-kota lapis pertama dan kedua, Starbucks China akan mengoptimalkan portofolio toko dan kepadatannya di zona perdagangan utama. Misalnya, di toko-toko cadangannya, Starbucks Tiongkok diharapkan meningkatkan hubungannya dengan masyarakat melalui layanan omni-channel yang lebih cerdas dan mengoperasikan sekitar 2.500 toko yang lebih ramah lingkungan.

Menyampaikan inovasi kopi yang relevan secara lokal adalah kunci implementasi rencana tersebut, menurut perusahaan. Dalam tiga tahun ke depan, Starbucks Tiongkok menginvestasikan $220 juta (sekitar Rp3,27 triliun) untuk meluncurkan pusat Inovasi Teknologi Digital di negara tersebut untuk lebih memfasilitasi digitalisasi operasi toko dan teknologi internal serta infrastruktur data.(*)