Lama Baca 2 Menit

WHO: Pendistribusian Vaksin Harus Dilakukan Secara Adil

24 November 2020, 12:49 WIB

WHO: Pendistribusian Vaksin Harus Dilakukan Secara Adil-Image-1

Ilustrasi Vaksin - Image from media.suara.com

Geneva, Bolong.id - Ketua WHO tekankan komunitas internasional harus menetapkan standar baru untuk akses vaksin, karena "pentingnya pengembangan vaksin harus diimbangi dengan pendistribusiannya secara adil."

"Sekarang ada harapan nyata bahwa vaksin akan membantu mengakhiri pandemi," kata Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, ketua WHO pada hari Senin (23/11).

Pernyataan kepala WHO itu muncul setelah produsen obat AstraZeneca mengatakan bahwa vaksin COVID-19, yang dikembangkan bersama Universitas Oxford, efektif hingga 90 persen, menjadikannya perusahaan obat besar ketiga setelah Pfizer dan Moderna yang telah melaporkan data tahap akhir untuk Vaksin COVID-19.

"Pentingnya pencapaian ilmiah ini tidak bisa dilebih-lebihkan. Tidak ada vaksin dalam sejarah yang dikembangkan secepat ini. Komunitas ilmiah telah menetapkan standar baru untuk pengembangan vaksin," tambah Dr. Tedros.

Khawatir negara-negara termiskin dan paling rentan akan tidak mendapatkan vaksin, WHO membentuk Access to COVID-19 Tools Accelerator untuk mendukung upaya global dalam mengembangkan vaksin, diagnostik, dan terapeutik, dan telah bergabung sejauh ini 187 negara dalam fasilitas COVAX untuk berkolaborasi dalam pengadaan dan peluncuran vaksin, memastikan harga, volume, dan waktu yang terjangkau untuk semua negara. Dilansir dari Xinhuanet, Selasa (24/11/2020). (*)