
Taipei, Bolong.id - Emergency Use Authorization (EUA) obar herbal COVID-19 di Taiwan, atau Taiwan Chingguan Yihau (NRICM101), diperpanjang hingga Juni 2024, Diumumkan Menteri Kesehatan, Hsueh Jui-yuan (薛瑞元) Minggu (12/3/2023).
Dilansir dari Focus Taiwan CNA English News (12/03/2023) Perpanjangan EUA bertujuan agar ketersediaan NRICM101 sebelum dapat memperoleh sertifikasi obat formal, kata Hsueh.
Kelompok ahli akan dibentuk dalam waktu dekat untuk menyelesaikan proses sertifikasi obat untuk NRICM101 sebelum EUA dihentikan, tambahnya.
Central Epidemic Command Center (CECC) yang dibentuk pada awal tahun 2020 untuk menangani respons COVID-19 Taiwan telah memberikan dasar hukum untuk pemberian EUA untuk pasokan medis seperti vaksin, obat-obatan, dan tes cepat.
Tetapi CECC dapat dibubarkan pada akhir Juni, pada saat pasokan medis yang disetujui tidak dapat lagi digunakan dan harus dimusnahkan, menurut CECC.
Hsueh membuat pernyataan tersebut setelah Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Wakil Presiden Lai Ching-te (賴清德) memuji keberhasilan Taiwan dalam pengembangan formula herbal melawan COVID-19.
Lai, yang tertular COVID-19 dan menggunakan NRICM101 untuk mengobati penyakit tersebut, memuji keefektifan formula herbal tersebut selama forum internasional tentang pengobatan tradisional Tiongkok di Taipei, Minggu, dengan mengatakan ia secara pribadi mengalami efek perlindungannya pada sistem pernapasan.
Selain COVID-19, NRICM101 efektif melawan virus baru lainnya, kata Lai, dan dia menganjurkan agar Taiwan memperkuat pengembangan pengobatan tradisional Tiongkok.
Berbicara di forum yang sama melalui video yang direkam sebelumnya, Tsai mengatakan NRICM101 telah memberikan kontribusi besar untuk pencegahan epidemi.
Ia berharap melalui pengembangan Traditional Chinese Medicine (TCM), pelatihan praktisi pengobatan Tiongkok akan diperkuat sehingga sistem TCM Taiwan akan lebih kompetitif secara internasional.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement