Ibu Hamil - Image from Hello Sehat.com
Jakarta, Bolong.id - Insomnia ibu hamil (Bumil) adalah wajar. Tapi, harus diatasi agar bumil dan janin tetap sehat.
Cara mengatasi insomnia selama kehamilan
1. Ganti bantal
Selama kehamilan, seiring bergantinya bulan, perut wanita akan semakin membesar. Ketika tidur di malam hari, menjadi semakin sulit untuk tidur. Di antaranya, bantal yang kurang tidur menjadi salah satu penyebab insomnia. Untuk mendapatkan tidur yang nyenyak,
Anda bisa membeli bantal yang didesain khusus untuk ibu hamil. Memilih bantal yang tepat bisa membuat ibu hamil tidur lebih nyenyak dan nyaman.
2. Sesuaikan pola makan Anda
Ibu hamil yang sering menderita insomnia harus memperhatikan pengaturan pola makannya, terutama tidak makan sembarangan sebelum tidur. Untuk tidur yang lebih baik, disarankan untuk makan buah-buahan yang harum sebelum tidur, seperti apel, jeruk, pisang, jeruk, dll.;
Atau minum segelas susu hangat sebelum tidur. Jika Anda memiliki madu di rumah, Anda bisa menambahkannya ke dalam susu.Campur beberapa sendok madu dan minum sampai bersih.
3. Kerja dan istirahat yang teratur
Wanita hamil harus mengembangkan kerja dan istirahat yang teratur. Mereka harus merencanakan untuk tidur pada titik tertentu, dan kemudian melakukannya setiap hari. Setelah eksekusi berulang, mereka akan mengembangkan kebiasaan.
Kebiasaan tidur dikembangkan, dan ketika hampir waktunya setiap hari, Anda akan merasa mengantuk. Setelah kantuk menyerang, ibu hamil harus tidur tepat waktu, dan berhenti bermain ponsel atau makan.
Tentu saja, ingat bahwa Anda juga harus bangun di pagi hari dengan rapi, dan jangan selalu ketinggalan tempat tidur. Banyak tidur di siang hari membuatnya cenderung tidak mengantuk di malam hari, dan kelesuan dapat dengan mudah menyebabkan insomnia.
4. Sebaiknya tidak minum air di malam hari
Banyak ibu hamil yang menderita insomnia karena sering ingin buang air kecil di malam hari. Bangun ke toilet berulang kali dapat memengaruhi rasa kantuk.
Setelah perut semakin membesar, rahim juga akan membesar, dan ukuran yang semakin besar akan dengan mudah menekan organ kandung kemih, yang akan menghasilkan keinginan untuk buang air kecil. Jika Anda minum air di malam hari, Anda akan lebih sering buang air kecil.
Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk minum air putih sebanyak mungkin di siang hari dan buang air kecil di siang hari. Di malam hari, cobalah untuk tidak minum air. Selain itu, cairan harus dikosongkan sebelum tidur untuk mengurangi berapa kali terbangun oleh urin setelah tertidur.(*)
Advertisement