Tidak Asing, Cek Fakta Tarian Naga Khas China Ini - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Jakarta, Bolong.id - Tari Naga (舞龙 wǔ lóng) atau disebut juga Liang Liong di Indonesia, seperti juga Barongsai, adalah tarian yang sering tampil pada waktu perayaan-perayaan tertentu. Tarian ini tidak dapat dipisahkan dari tradisi masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia.
Tarian Naga adalah sejenis tarian rakyat yang berkembang di Tiongkok. Para pemain dalam Tarian Naga mengambil langkah-langkah yang terkoordinasi dan berirama. Mereka tampil diiringi musik gong dan genderang yang keras. Suasana diperkuat oleh tepuk tangan penonton dan gemerlap cahaya lampu.
Iringan Tari Naga - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Gendang, simbal, dan gong adalah alat musik yang mengiringi Tarian Naga. Pemukul gendang bertindak sebagai konduktor dan menyetel ritme untuk diikuti oleh pemain instrumen lainnya. Saat pemukul gendang memukul lebih cepat, ansambel juga berdetak lebih cepat dan lebih keras. Iringan musik ini dapat didengar pada saat Tahun Baru Imlek hingga hari ke-15 di bulan pertama kalender lunar Tiongkok.
Tarian Naga paling spektakuler dilakukan selama Imlek. Naga adalah totem bangsa Tiongkok. Orang Tiongkok menganggap naga sebagai makhluk yang ramah dan membantu memberi kekuatan, keberuntungan, kebijaksanaan, umur panjang, serta menurunkan hujan. Orang-orang berharap bahwa dengan menari Tarian Naga akan membawa cuaca yang menguntungkan dan mengusir angin.
Tari Naga - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Semakin panjang naga, semakin banyak keberuntungan yang akan diberikannya kepada komunitas. Alhasil, masyarakat berupaya keras agar naga berdansa sangat lama selama Tahun Baru Imlek. Beberapa naga dibuat sangat panjang sehingga dibutuhkan dua puluh atau tiga puluh orang untuk memegang ekornya.
Tari Naga dengan Ekor yang Panjang - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Selama lebih dari 2.000 tahun, naga telah berubah dari simbol dewa, kaisar dan kekuatan kekaisaran menjadi simbol bangsa Tiongkok. Oleh sebab itu, Tarian Naga telah berubah pula maknanya dari meminta hujan kepada dewa menjadi mengekspresikan keberanian, kebanggaan, dan kebijaksanaan. (*)
Advertisement