Desain Karya Seni Masker - Image from AP
Hong Kong, Bolong.id - Dilansir dari AP, dalam salah satu karya seni dari Edmond Kok, ia menampilkan visualisasi 3D dari pandemi COVID-19 yang diekspresikan melalui masker. Bahan pembuatan masker yang ia gunakan salah satunya adalah dari tempat bungkus makanan plastik untuk mengingatkan orang-orang tentang dampak dari pengiriman makanan.
Desain masker dari tempat bungkus makanan plastik- Image from AP
Salah satu desain yang terinspirasi dari kuil di Thailand melambangkan orang-orang yang melewatkan tujuan liburan favorit mereka karena lockdown akibat pandemi COVID-19.
Desain masker menggambarkan kuil di Thailand- Image from AP
Seorang aktor dan perancang kostum Hong Kong, Edmond Kok, memiliki teater kecil selama pandemi dan menemukan peluang kreatif dari masker wajah yang sekarang ada di mana-mana.
Berbagai jenis desain masker karya Edmond Kok - Image from AP
Edmond Kok - Image from AP
Edmond Kok - Image from AP
Ia telah membuat lebih dari 170 desain masker yang terinspirasi oleh pandemi dan masalah politik Hong Kong. Masker-masker yang dibuat tidak dipakai sebagai pencegah penyakit melainka sebagai karya seni.
Karya Kok juga mengatasi ketakutan di Hong Kong bahwa Tiongkok akan merampas kebebasan yang lebih besar dibandingkan dengan Tiongkok daratan. Di bawah undang-undang keamanan nasional yang baru, orang-orang telah ditangkap karena menampilkan atau meneriakkan slogan-slogan yang separatis.
Sebuah masker yang ditutupi oleh tangan bersarung tiruan menggambarkan perjuangan untuk mengekspresikan suara seseorang dengan bebas di Hong Kong.
Desain masker - Image from AP
Kamera keamanan mewakili ketakutan akan pengawasan dan bola mata menggambarkan ketakutan diawasi atau disensor.
“Saya sangat ingin mendokumentasikan berbagai hal yang terjadi dalam hidup kami,” katanya.
Setelah pandemi berakhir, Kok berharap dia dan yang lainnya akan meninjau kembali pengalaman mereka melalui maskernya. Dia telah mengunggah foto hasil desain maskernya di Instagram dan platform media sosial lainnya. (*)
Desain masker yang menggambarkan virus corona yang merebak - Image from AP
Advertisement