Lama Baca 2 Menit

Vaksin COVID-19 di India Akan Diluncurkan Pertama Kali Pada 15 Agustus 2020

07 May 2020, 13:30 WIB

Vaksin COVID-19 di India Akan Diluncurkan Pertama Kali Pada 15 Agustus 2020-Image-1

Ilustrasi Gambar - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

New Delhi, Bolong.id - Berbagai negara telah menunjukkan hasil penelitiannya terkait vaksin COVID-19. Tiongkok mengumumkan hasil positif terkait vaksin COVID-19, disusul India yang mengumumkan kemungkinan peluncuran vaksin COVID-19 pertama, pada 15 Agustus 2020 nanti. 

Melansir Xinhua, peluncuran vaksin ini merupakan hasil penelitian dari Indian Council of Medical Research (ICMR) dan akan bekerja sama dengan Bharat Biotech International Limited (BBIL), perusahaan produsen vaksin yang berbasis di Hyderabad.

Sebuah surat oleh Direktur Jenderal ICMR, Balram Bhargava mengatakan, "Diperkirakan peluncuran vaksin untuk penggunaan masyarakat paling lambat pada 15 Agustus 2020, setelah selesainya semua uji klinis. BBIL bekerja cepat untuk memenuhi target. Namun, hasil akhirnya tergantung pada kerja sama semua pihak uji klinis yang terlibat dalam proyek ini."

"Vaksin ini berasal dari strain SARS-CoV-2 yang diisolasi oleh ICMR-National Institute of Virology, Pune. ICMR dan BBIL bekerja bersama untuk pengembangan pra-klinis dan klinis vaksin ini," kata ICMR dalam sebuah surat.

Institusi yang dipilih untuk uji klinis berada di Visakhapatnam, Rohtak, New Delhi, Patna, Belgaum (Karnataka), Nagpur, Gorakhpur, Kattankulathur (Tamil Nadu), Hyderabad, Arya Nagar, Kanpur (Uttar Pradesh) dan Goa.

Per tanggal 5 Juli 2020 ini, berdasarkan data Worldometers, jumlah kasus COVID-19 di India telah mencapai 673.904 kasus dengan jumlah kematian meningkat menjadi 19.279 orang. Sedangkan di Tiongkok, COVID-19 telah mencapai 83.553 kasus dan sebanyak 4.634 orang meninggal dunia. 

Sementara itu, ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kementerian Riset dan Teknologi, Ali Ghufron Mukti memperkirakan vaksin lokal di Indonesia akan diproduksi massal pada pertengahan 2021. (*)