Lama Baca 3 Menit

Kapal Perang AS Sengaja Melintasi Selat Taiwan, China Geram

21 May 2021, 13:47 WIB

Kapal Perang AS Sengaja Melintasi Selat Taiwan, China Geram-Image-1

Kapal AS - Image from Internet

Bolong.id -Kapal perusak berpeluru kendali milik AS kelas Arleigh Burke, USS Curtis Wilbur, dilaporkan berlayar di Selat Taiwan. Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan, kapal perusak tersebut singgah di Selat Taiwan dalam rangka “transit rutin” pada Selasa (18/5/2021). Kapal perang AS melintasi Selat Taiwan dan masuk ke perairan teritorial Xisha dalam beberapa hari.

Dilansir dari Tencent News pada Kamis(20/05/2021), Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari Tiongkok. Masalah Taiwan adalah murni urusan dalam negeri Tiongkok. Ini menyangkut kedaulatan Tiongkok dan integritas teritorial. Ini adalah masalah paling penting dan sensitif dalam hubungan Tiongkok-AS. Kapal perang AS sering melintasi Selat Taiwan, memamerkan kekuatan militernya, menciptakan krisis, dan mengirimkan sinyal palsu kepada pasukan separatis "kemerdekaan Taiwan". Ini adalah perilaku yang sangat tidak bertanggung jawab dan berbahaya, yang sama saja dengan "bermain api". Itu adalah tindakan provokatif serius yang bersifat sangat buruk. Kami sangat menentang dan mengutuk keras hal ini. 

Seorang Juru Bicara Komando Mandala Timur Tiongkok menyatakan keberatanmya terhadap pelayaran kapal perusak AS di Selat Taiwan. Juru bicara itu menambahkan, aksi AS tersebut menggirimkan sinyal yang salah kepada pasukan kemerdekaan Taiwan. 

“Dan dengan sengaja mengganggu situasi regional dan membahayakan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Dia menambahkan, pasukan Tiongkok melacak dan memantau kapal perusak milik AS tersebut selama berlayar. Tiongkok selalu mengeklaim Taiwan adalah wilayahnya. Sedangkan Taiwan berkukuh negaranya adalah negara independen yang demokratis. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan mereka sudah menjadi negara merdeka dengan nama resmi Republik Tiongkok.

Kepulauan Paracel adalah wilayah inheren Tiongkok. Menurut "Undang-Undang Republik Rakyat Tiongkok tentang Laut Teritorial dan Zona Bersebelahan", pemerintah Tiongkok mengumumkan garis pangkal Kepulauan Paracel pada tahun 1996. Kapal perang AS yang masuk tanpa izin di perairan teritorial Kepulauan Paracel Tiongkok telah secara serius melanggar kedaulatan dan keamanan Tiongkok, melanggar hukum Tiongkok dan hukum internasional yang relevan, serta merusak perdamaian, keamanan, dan ketertiban di perairan yang relevan.(*)


Informasi Seputar Tiongkok