Medan, Bolong.id - Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan, Zhang Min dan istrinya Liu Yuqing menghadiri Festival Lampion yang digelar Yayasan Tio Ciu Medan di Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/2/2023).
Dilansir dari 国际日报 Senin (6/2/2023), acara ini dihadiri oleh sekitar 900 orang, antara lain:
Anggota Parlemen Indonesia Tan Kim Yang (陈金扬), Ketua Kelompok Konseling Asosiasi Yayasan Tio Ciu Sumatera Utara Xu Yuquan (徐煜权), Ketua Kehormatan Tetap Yayasan Tio Ciu Huang Zhiwen (黄智文), Huang Zhimin (黄智民), dan beberapa perwakilan dari komunitas Tionghoa, didampingi oleh Konsul Xu Qiyi (许七一) dan Konsul Zhao Kunpeng (赵鲲鹏).
Konjen Zhang Min menyampaikan salam dan harapan terbaiknya kepada seluruh sahabat Tionghoa di KJRI, serta memperkenalkan Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20 yang telah diselenggarakan dengan sukses, dan telah menghasilkan cetak biru besar bagi pembangunan Tiongkok dalam lima tahun ke depan dan seterusnya, yang juga akan membawa peluang-peluang baru bagi perkembangan hubungan Tiongkok-Indonesia.
Konjen Zhang memperkenalkan perkembangan ekonomi dan sosial terkini di Tiongkok. Dia menekankan bahwa ekonomi Tiongkok terus berkembang pada tahun 2022, dengan PDB mencapai 121 triliun yuan (sekitar Rp270 kuadriliun), meningkat 3% dari tahun sebelumnya, menyoroti ketahanan dan vitalitas ekonomi Tiongkok.
Dengan dimulainya kembali pertukaran orang-ke-orang antara Tiongkok dan luar negeri, dinamisme ekonomi dan sosial Tiongkok akan semakin meningkat, menjadi mesin penting untuk mendorong stabilisasi dan pemulihan ekonomi dunia setelah pandemi.
Beliau berharap agar teman-teman Tionghoa di KJRI terus memperhatikan dan mendukung pembangunan negara leluhur mereka, aktif bekerja untuk mempromosikan pertukaran dan kerja sama antara KJRI dan Tiongkok di berbagai bidang, dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk membangun komunitas takdir antara Tiongkok dan Indonesia bersama-sama.
Xu Yuquan (徐煜权), Ketua Kelompok Pendampingan Asosiasi Yayasan Tio Ciu, berterima kasih kepada Konjen Zhang dan istrinya yang telah hadir dalam acara tersebut dan mengatakan bahwa bersama dengan komunitas Tionghoa setempat,
Asosiasi Yayasan Tio Ciu akan terus dan mempromosikan budaya Tionghoa, menceritakan kisah Tionghoa, dan kisah kerja sama yang saling menguntungkan antara Tiongkok-Indonesia, dan terus memainkan peran sebagai penghubung dalam mempromosikan perkembangan hubungan Tiongkok-Indonesia.
Acara ini dihiasi dengan cahaya warna-warni, tarian barongsai, lagu-lagu Tiongkok, tarian tradisional, dan pertunjukan budaya lainnya dan mendapatkan tepuk tangan meriah. (*)
Advertisement