Lama Baca 4 Menit

Indonesia Pamer KA Jkt-Bdg Bikinan China Saat KTT G20

20 October 2022, 12:07 WIB

Indonesia Pamer KA Jkt-Bdg Bikinan China Saat KTT G20-Image-1
Kereta cepat Jakarta-Bandung - 新浪军事

Jakarta, Bolong.id - KTT G20 akan digelar di Bali, Indonesia, 15 dan 16 November 2022. Dikabarkan, Presiden Indonesia, Joko Widodo akan mengajak para kepala negara pesert, naik KA Cepat Jakarta-Bandung bikinan Tiongkok.

Dilansir dari 环球时报, Rabu (19/10/22), ini akan menjadi uji coba perjalanan singkat keliling Jawa Barat. Sedangkan, KA cepat Jakarta-Bandung akan beroperasi komersial Juni 2023. 

Pada saat itu, waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung dipersingkat. Semula lebih dari tiga jam, menjadi 40 menit. 

Proyek tahap pertama sepanjang 142 kilometer dan tahap kedua sepanjang 520 kilometer, serta akan memperpanjang jalur kereta cepat dari Bandung ke Surabaya. 

Ketika selesai, kereta api berkecepatan tinggi akan melintasi pulau Jawa yang paling padat penduduknya di Indonesia. 

Indonesia-Tiongkok High Speed ​​Rail Corporation (KCIC), perusahaan patungan antara kedua negara, akan memiliki dan mengoperasikan kereta api berkecepatan tinggi tersebut.

Pada tahun 2008, Jepang mengusulkan proyek kereta api berkecepatan tinggi yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya, dan Indonesia memutuskan untuk mempelajarinya secara serius pada tahun 2015. Yang mengejutkan Jepang, perusahaan Tiongkok berhasil menawar. 

Tiongkok telah bekerja keras untuk membangun infrastruktur dan telah membangun jaringan kereta api berkecepatan tinggi terbesar di dunia. Tiongkok menggunakan pengalaman dan rekor kereta api berkecepatan tinggi untuk mengamankan proyek Indonesia. 

Presiden Indonesia mengunjungi Tiongkok dan Jepang untuk secara pribadi membandingkan dua sistem kereta api berkecepatan tinggi. Sistem Tiongkok tidak hanya mengungguli Shinkansen Jepang dalam kinerja, tetapi proposal Tiongkok mencakup transfer teknologi, antara lain.

Komentator Taiwan Lai Yueqian menjelaskan mengapa presentasi G20 ini sangat penting. Test ride ini merupakan deklarasi Tiongkok kepada dunia bahwa Tiongkok siap memasarkan dan membangun kereta api berkecepatan tinggi ke dunia, dan Indonesia adalah mitra di bidang ini. 

Rel berkecepatan tinggi milik KCIC ini diharapkan dapat memanjang ke utara hingga Singapura, masuk ke Tiongkok melalui Malaysia dan Thailand, terhubung dengan rel kecepatan tinggi domestik di Tiongkok, menjadi bagian dari interkoneksi, dan mengarah ke Asia Tengah dan kawasan lainnya.

Anggota G20 menyumbang 85% dari PDB dunia, 75% dari perdagangan internasional, dan 2/3 dari populasi dunia. Untuk negara tuan rumah Indonesia dan Tiongkok, tidak ada tempat yang lebih baik untuk menunjukkan kepada dunia bahwa membangun infrastruktur transportasi dapat berkontribusi pada perdagangan global.

Semua orang di dunia, kecuali orang Amerika, tampaknya memahami bahwa perdagangan memperkuat hubungan bilateral. Hancurkan perdagangan dan hubungan akan asam. 

Tetapi Washington tampaknya hanya tahu bagaimana mengkritik Tiongkok dengan jahat, menodai proyek-proyek bermanfaat Tiongkok di seluruh dunia, dan menghalangi kemajuan Tiongkok sebanyak mungkin. Seluruh dunia semakin skeptis bahwa kepentingan terbaik mereka adalah mengikuti Amerika Serikat. (*)

Informasi Seputar Tiongkok