Otoritas Vanuatu Tahan Kapal China, Dong Gang Xing 13 dan 16 - Image from The Guardian
Port Vila, Bolong.id - Pemerintah Vanuatu (di Kepulauan Pasifik) mengatakan, bahwa mereka menahan satu kapal pesiar Rusia dan dua kapal penangkap ikan Tiongkok, 30 Januari 2021. Karena kekhawatiran bahwa kapal-kapal ini "operasi ilegal" di perairan Vanuatu.
Menurut laporan, ini adalah pertama kalinya Vanuatu menahan sebuah kapal penangkap ikan Tiongkok.
Menurut polisi negara itu, pada 19 Januari, sebuah kapal patroli polisi menahan dua kapal Tiongkok- "Donggangxing 13" dan "Donggangxing 16" di dekat Pulau Chiu di perairan utara Vanuatu.
Menurut laporan, kapal-kapal ini saat ini berlabuh di Port Vila, Vanuatu, dan 14 warga Tiongkok berada di bawah karantina COVID-19 dan sedang diinterogasi atas dugaan "penangkapan ikan ilegal".
Polisi Vanuatu mengatakan bahwa ketika patroli mengirim kapal nelayan Tiongkok ke Port Vila, mereka juga menemukan kapal pesiar Rusia di dekat kota Luganville. Tiga warga Rusia di dalamnya ditahan. Mereka juga akan ditanyai tentang alasan keberadaan mereka di perairan tersebut.
Agence France-Presse mengatakan bahwa Kedutaan Besar China di Vanuatu tidak menanggapi permintaan komentar dari wartawan. (*)
Alifa Asnia/Penerjemah
Advertisement