Lama Baca 6 Menit

Dubes China Xiao Qian: Bukti Hubungan Dekat China-Indonesia

08 December 2020, 10:41 WIB

Dubes China Xiao Qian: Bukti Hubungan Dekat China-Indonesia-Image-1

Dubes China Xiao Qian Terbitkan Artikel, Tunjukkan Hubungan Dekat China-Indonesia - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Pada tanggal 7 Desember, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian menerbitkan artikel berjudul "a closer community with a shared future" di surat kabar berbahasa Inggris terbesar di Indonesia, Jakarta Post, yang menyatakan bahwa hubungan Tiongkok-ASEAN adalah yang paling sukses dan dinamis dalam kerja sama regional Asia-Pasifik. 

Sementara itu, perkembangan hubungan Tiongkok-Indonesia telah memainkan peran utama yang penting dalam hubungan Tiongkok-ASEAN. Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN untuk memperdalam kerja sama dan menghilangkan gangguan dalam menjalankan dua tugas utama, yaitu pengendalian pandemi dan pemulihan ekonomi, sehingga dapat membentuk komunitas dengan masa depan bersama.

Tiongkok-ASEAN Expo ke-17 dan KTT Bisnis dan Investasi Tiongkok-ASEAN baru-baru ini diadakan di Nanning, Guangxi. Para pemimpin seperti Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo masing-masing menyampaikan pidatonya pada upacara pembukaan untuk membicarakan masa depan yang cerah mengenai hubungan Tiongkok-ASEAN.

Xiao menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, rasa saling percaya antara Tiongkok dengan ASEAN semakin dalam, interkoneksi semakin cepat, kerja sama ekonomi dan perdagangan terus berkembang, dan pertukaran budaya semakin dekat. Hubungan Tiongkok-ASEAN juga telah menjadi model kerja sama regional Asia-Pasifik yang paling sukses dan dinamis serta contoh nyata dalam mempromosikan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

Pasca wabah, Tiongkok dan negara-negara ASEAN memimpin dalam melakukan kerja sama anti-pandemi regional, secara aktif berbagi pengalaman anti-pandemi, memastikan pasokan bahan anti-pandemi, bekerja sama dalam pengembangan vaksin, dan bersama-sama menjaga stabilitas rantai industri dan rantai pasokan regional, serta dalam hal pencegahan dan pengendalian pandemi global dan pemulihan ekonomi. 

Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN, dan perkembangan hubungan Tiongkok-Indonesia telah memainkan peran utama dan penting dalam pengembangan hubungan Tiongkok-ASEAN. Sejak merebaknya pandemi, kedua negara telah bekerja sama untuk mengatasi kesulitan. Presiden Xi Jinping berbicara dengan Presiden Jokowi dalam tiga kesempatan, menunjukkan arah bagi kedua negara untuk bergandengan tangan dalam memerangi pandemi dan mewujudkan pemulihan ekonomi. Proyek-proyek besar seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional masih terus berjalan dan menunjukkan kemajuan yang stabil. Pemerintah dan rakyat di kedua negara juga saling mendukung dalam memerangi pandemi. 

Selain itu, perusahaan di kedua negara tersebut secara aktif melakukan kerja sama dalam pengadaan, penelitian dan pengembangan, produksi dan alih teknologi vaksin COVID-19 yang diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pertama yang menggunakan vaksin dan membangun Indonesia menjadi pusat produksi vaksin regional. 

Dari Januari hingga September tahun ini, Tiongkok terus mempertahankan statusnya sebagai mitra dagang terbesar Indonesia dan sumber investasi terbesar kedua. Impor dari Indonesia meningkat sebesar 6,3% dari tahun-ke-tahun, dan investasi langsung di Indonesia meningkat sebesar 79% dari tahun-ke-tahun. 

Akhir bulan lalu, pertemuan pengadaan batubara Tiongkok-Indonesia sukses digelar, dan perusahaan kedua belah pihak mencapai kesepakatan pengadaan batubara hingga USD1,467 miliar atau sekitar Rp20,78 triliun. Ini sepenuhnya menunjukkan bahwa hubungan antara kedua negara memiliki vitalitas dan potensi yang besar.

Tahun ini menandai peringatan 70 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Indonesia, dan tahun depan menandai ulang tahun ke-30 terjalinnya hubungan dialog antara Tiongkok dan ASEAN. Melihat ke belakang, Xiao menjelaskan bahwa perkembangan hubungan Tiongkok-Indonesia dan hubungan Tiongkok-ASEAN telah memberikan kontribusi positif bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan dan dunia. 

Sementara itu, Xiao juga yakin bahwa di masa depan, hubungan Tiongkok-Indonesia dan hubungan Tiongkok-ASEAN berada di titik awal sejarah baru, mengantarkan prospek cerah dalam membangun komunitas dengan masa depan bersama. 

“Bersama kita harus menghargai pencapaian pembangunan yang diperoleh dengan susah payah dan menangkap peluang sejarah yang langka. Kami menyambut baik pertukaran dan kerja sama yang bersahabat antara satu sama lain dengan negara lain, dan kami juga mewaspadai segala upaya yang mengganggu persahabatan Tiongkok dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya”, tulis Xiao.

Di sisi lain, Tiongkok juga berkeinginan untuk terus bekerja dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya guna memperdalam kerja sama dan menghilangkan gangguan dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi, bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan, serta bekerja sama untuk membangun komunitas yang lebih dekat dengan masa depan bersama. (*)