Huang Shengen, seorang guru di sebuah sekolah dasar - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Beijing, Bolong.id - Tiongkok akan mengadakan program pemerintah tahunan yang menyediakan bantuan pendidikan untuk daerah miskin di negara Tiongkok, khususnya daerah-daerah yang sangat miskin. Menurut sebuah surat edaran yang diposting pada situs web kementerian, sebanyak 22.842 guru akan dipilih untuk program di tahun akademik 2020-2021 ini, 21.635 di antaranya akan bekerja di bidang pendidikan wajib, dari SD hingga SMP. Pada program ini, para guru akan diutus untuk bekerja di daerah miskin selama kurun waktu satu tahun, tetapi mereka nanti akan diberi kesempatan untuk memperpanjang masa tinggal mereka apabila mereka mau, melansir dari laman chinadaily.com.
Langkah ini adalah kunci untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Tiongkok melalui jalur pendidikan. Surat edaran tersebut isinya mendesak pemerintah daerah untuk mengkoordinasikan upaya pengendalian pandemi dan anti-kemiskinan, mengimplementasikan program dengan baik dan memastikan agar para guru mau mengambil posisi baru mereka di sana.
Terkait hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia juga pernah mengirim sejumlah 3.000 guru ke pelosok Indonesia, yang disebut sebagai kawasan Indonesia terdepan, terluar dan tertinggal (3T) pada tahun 2016 silam.
Advertisement