Lama Baca 3 Menit

Ngeri! Taiwan Buat Jet Canggih untuk Hadapi Tiongkok

24 June 2020, 13:52 WIB

Ngeri! Taiwan Buat Jet Canggih untuk Hadapi Tiongkok-Image-1

Yung Yin (Brave Eagle), Jet Canggih Lanjutan Buatan Taiwan - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Taipei, Bolong.id – Taiwan sedang membuat jet canggih yang diberi nama Brave Eagle, untuk menghadapi Tiongkok. Penerbangan perdana jet AJT pertama Taiwan, Brave Eagle atau Yung Yin, resmi diluncurkan pada hari Senin (22/6/2020) kemarin, di pangkalan udara Ching Chuan Kang, di pusat kota Taichung. Brave Eagle dirancang untuk melatih para pilot angkatan udara yang bisa juga menjadi pesawat tempur taktis, yang merupakan bagian dari strategi pertahanan Taiwan, dikarenakan Tiongkok terus-menerus melakukan invasi di wilayah udara Taiwan.

Melansir South China Morning Post, dalam peluncuran itu, Brave Eagle, Jet latih lanjutan buatan Taiwan, berhasil melakukan penerbangan selama 20 menit di udara, menyelesaikan berbagai manuver, dan melakukan pendaratan dengan sempurna. Brave Eagle, dianggap sebagai salah satu jet latih generasi kelima paling canggih di dunia, yang dapat diubah dengan cepat menjadi pesawat tempur, digambarkan sebagai tonggak penting untuk wibawa Taiwan, sejak Perusahaan Pengembangan Industri Penerbangan Taiwan (AIDC) mengembangkan 137 pesawat tempur IDF dengan bantuan teknologi Amerika Serikat (AS), itu antara tahun 1981 dan 1999.

Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen (蔡英文), turut menghadiri peresmian penerbangan perdana Brave Eagle, mengatakan bahwa, hari peluncuran Brave Eagle adalah hari yang bersejarah bagi angkatan udara Taiwan dan juga bagi industri kedirgantaraan Taiwan, dan hal itu adalah bagian penting demi mewujudkan kemandirian pertahanan Taiwan. Tsai Ing Wen (蔡英文) juga mengatakan bahwa, Brave Eagle masih harus melalui proses pengujian lebih lanjut, guna memastikan agar jet tersebut mampu beroperasi setidaknya selama 30 tahun, atau 8000 jam penerbangan.

Diketahui bahwa Tiongkok selama ini menganggap Taiwan sebagai bagian dari sistem ‘satu Tiongkok’, dan tidak akan membiarkan Taiwan berani mendeklarasikan kemerdekaannya sendiri. Hal itu mendorong Taiwan untuk mengembangkan persenjataan sendiri, termasuk rudal, kapal, dan jet tempur latih. Perusahaan Pengembangan Industri Penerbangan Taiwan (AIDC) diharapkan dapat memproduksi batch pertama Brave Eagle pada November 2021, sebelum produksi massal di tahun Maret 2023 nanti. Nantinya, Angkatan Udara Taiwan diperkirakan akan menerima sejumlah 66 AJT pada tahun 2026, sebagai upaya negara untuk menjadi lebih mandiri secara militer.