Home     news     china
Lama Baca 2 Menit

Peraturan Baru China, Siswa Yang Belum Divaksin Tidak Diizinkan Masuk Sekolah

16 July 2021, 15:12 WIB

Peraturan Baru China, Siswa Yang Belum Divaksin Tidak Diizinkan Masuk Sekolah-Image-1

Ilustrasi siswa SD sedang divaksinasi - Image from FT 

Bolong.id – Dengan harapan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi lokal, lebih banyak wilayah di Tiongkok telah mengumumkan berbagai pembatasan untuk orang yang belum divaksin.  

Sementara langkah sebelumnya menargetkan orang dewasa yang tidak divaksinasi dengan melarang mereka masuk ke tempat-tempat umum seperti rumah sakit dan pusat perbelanjaan, pengumuman terbaru mengatakan bahwa siswa sekolah perlu divaksinasi untuk dapat diizinkan kembali ke sekolah setelah liburan musim panas.

Kabupaten Pingxiang, di provinsi Hebei utara, dan beberapa kabupaten di provinsi Anhui timur mengumumkan pada hari Rabu (15/7/2021) bahwa siswa yang boleh masuk sekolah pada bulan September setelah liburan musim panas adalah siswa berusia 12- 17 tahun yang telah divaksin. 

Dilansir dari Sixth Tone pada Kamis (15/7/2021), pemerintah di empat provinsi lain seperti Jiangxi, Guangxi, Henan, dan Shaanxi mengatakan bahwa, hanya siswa yang anggota keluarganya semua telah divaksinasi COVID-19 yang akan diizinkan menghadiri semester musim gugur.

Di Henan, Mongolia Dalam, dan Shaanxi, pekerja dengan gaji dari pemerintah yang belum menyelesaikan vaksin dua dosis sesegera mungkin akan dimintai pertanggungjawaban. Beberapa wilayah bahkan memasukkan pegawai pemerintah yang telah pension ke dalam daftar orang yang perlu divaksin atau menghadapi konsekuensi.

Tanghe, di provinsi Henan tengah, mengatakan bahwa pegawai pemerintah yang belum divaksin dapat diskors tanpa dibayar kecuali mereka memiliki alasan medis untuk tidak divaksin.

Berbeda dengan kebijakan seperti itu, daerah lain di provinsi Sichuan, Zhejiang, dan Jiangxi telah mengusulkan agar penerima vaksin diberi diskon di restoran, hotel, dan supermarket.(*)


Informasi Seputar Tiongkok