Lama Baca 3 Menit

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kembali Bantu Tenaga Medis dengan Salurkan APD

10 April 2020, 23:40 WIB

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kembali Bantu Tenaga Medis dengan Salurkan APD-Image-1

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan APD - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Merebaknya pandemi global COVID-19 membuat permintaan dan harga perlengkapan medis seperti; masker dan alat pelindung diri (APD) melambung tinggi di pasaran. Bahkan, barang-barang tersebut sekarang telah sulit didapatkan. Hal ini membuat banyak instansi kesehatan kesulitan memperoleh APD, sehingga para tenaga medis harus bertugas dengan APD yang sangat minim. Kondisi ini telah mendorong Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, kantor perwakilan Makassar, ikut membantu menyediakan masker ke rumah sakit di Makassar melalui Aksi Penanggulangan COVID-19. 

Aksi ini mulai bergerak pada akhir bulan Maret 2020 lalu, dan hingga saat ini, Tzu Chi Makassar telah menyalurkan sebanyak 13.500 masker, baju APD sebanyak 342 lembar dan 213 buah kacamata googles. “Kita peduli akan masalah penanganan COVID-19. Ini sudah gelombang kedua, dan kita memberikan (alat) pelindung untuk COVID-19 ini kepada sembilan Rumah sakit, sebagai garda terdepan penanganan virus ini,” kata Go Weng AK, selaku PIC tanggap darurat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Makassar. 

Bantuan ini disalurkan ke Sembilan Rumah Sakit, yakni; RS Wahidin, RS Unhas, RS Pelamonia, RS Stella Maris, RS Sentosa, RS Dr Tadjuddin Chalid, RS dr. Dody Sarjoto TNI-AU, RS AL Jala Amari, RS Elim dan RS Labuang Baji. RS. Wahidin Sudiro Husodo merupakan salah satu dari sembilan Rumah sakit yang mendapatkan bantuan masker dari Tzu Chi.

“Kami dari RS Wahidin, sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan COVID-19, sangatlah berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas bantuan ini, karena semakin hari, kasus yang ditangani semakin banyak, sehingga kebutuhan APD pun semakin meningkat.” Ungkap Dr. Sulvina, bagian pelayanan medis RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar. Dr. Sulvina juga menambahkan, kelangkaan APD di pasaran telah membuat pihak rumah sakit kesulitan melakukan pengadaan, ia bersyukur ada yayasan seperti ini yang membantu kelengkapan persediaan APD.