Lama Baca 4 Menit

Kenapa Sumber COVID-19 Sulit Ditemukan? Ini Alasannya...

28 April 2020, 18:12 WIB

Kenapa Sumber COVID-19 Sulit Ditemukan? Ini Alasannya...-Image-1

pandemi COVID-19 - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Darimana sumber COVID-19? Topik ini tidak diragukan lagi sedang hangat dibicarakan oleh publik. Penelitian yang berkaitan dengan COVID-19 telah diadakan pada tanggal 27 April 2020. Dalam penelitian tersebut, para ahli yang berwenang mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Asal usul COVID-19 memang belum bisa ditentukan oleh para ilmuwan, namun ada beberapa dugaan bahwa COVID-19 merupakan virus buatan manusia. Sebagai tanggapan, Profesor Liu Peipei ( 刘培培) dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (中国疾控中心病毒病预防控制) mengatakan bahwa para menurut para ilmuwan, kemungkinan hal tersebut benar terjadi sangatlah kecil.

Liu Peipei, dalam sebuah artikel komunikasi yang diterbitkan oleh banyak ilmuwan, mengatakan bahwa dari berbagai negara, “The Lancet” telah menjelaskan masalah tersebut. Merangkum dari semua artikel yang ada, secara garis besar diyakini COVID-19 bukanlah buatan manusia. Kemungkinan terbesar menunjukkan bahwa virus ini (COVID-19) ditransmisikan dari sumber inang hewan ke inang perantara hingga akhirnya sampai kepada manusia.

Wang Guiqiang ( 王贵强) , Kepala Dokter Departemen Penyakit Menular Rumah Sakit Pertama Universitas Peking ( 北京大学第一医院感染疾病科主任医师), mengatakan bahwa kelelawar kemungkinan besar adalah merupakan sumber inang virus ini, yang kemudian tersebar ke seluruh dunia. Meskipun COVID-19 sudah menjadi pandemi global, masih sulit untuk mengetahui darimana patogen itu benar-benar berasal, perlu ditelusuri dengan lebih lanjut, kata Wang Guiqiang (王贵强).

Kesulitan melacak sumber virus: Penelitiannya rumit dan sulit

Penelusuran virus adalah salah satu topik yang paling banyak didiskusikan oleh para ahli dalam proses penelitian ini. "Tujuan utama penelusuran kami adalah untuk menemukan sumber patogen pandemi. Apa yang bisa kita lakukan untuk menemukan sumbernya. Ini semua dilakukan untuk merumuskan strategi pencegahan dan pengendalian COVID-19, sehingga ke depannya kita dapat menghindari wabah serupa, yang dapat merugikan umat manusia lagi." Kata Jin Qi ( 金奇), direktur Institut Biologi Patogen Fakultas Ilmu Kedokteran Tiongkok (中国的科学家和全球的科学家). Masalah pelacakan sumber virus adalah hal yang memang sulit dilakukan.

"Apakah Anda telah melacak asal-usul influenza 1918? Apakah AIDS bisa dilacak? Apakah H1N1 bisa dilacak? Para ilmuwan di seluruh dunia sudah melakukannya, tetapi saya pikir itu adalah hal yang memang rumit. Ada yang mengatakan bahwa patogen tersebut sudah ada sejak beberapa dekade, bahkan ratusan tahun. Contohnya adalah influenza tahun 1918, sudah satu abad sejak wabah tersebut merebak, namun kita tetap tidak bisa mendapatkan temuan sumbernya, setidaknya kita telah mencoba mencarinya. "