Monyet berhidung pesek Guizhou - Image from People's Daily
Guiyang, Bolong.id - Tiongkok sedang melakukan survei terhadap spesies monyet berhidung pesek yang langka di sebuah cagar alam di Provinsi Guizhou, Tiongkok barat daya, menurut administrasi cagar alam.
Survei pada monyet berhidung pesek Guizhou akan mencakup status quo habitat mereka, populasi, distribusi, makanan dan sifat perilaku, pola aktivitas serta tren perubahan populasi, kata Li Haibo, dengan administrasi Cagar Alam Nasional Fanjingshan.
Dilansir dari People’s Daily pada Kamis (23/09/2021), komposisi struktural populasi keluarga kecil mereka, proporsi monyet sub-dewasa dan remaja, dan faktor-faktor yang mengancam kelangsungan hidup populasi mereka juga akan diselidiki, tambah Li.
Monyet berhidung pesek Guizhou, atau monyet emas Guizhou, berada di bawah perlindungan tingkat atas di Tiongkok dan terdaftar sebagai spesies yang terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature.
Di antara tiga spesies monyet berhidung pesek emas yang endemik di Tiongkok, monyet berhidung pesek Guizhou adalah monyet dengan populasi terkecil, habitat tersempit, dan informasi ekologi paling sedikit. Gunung Fanjingshan di timur laut Guizhou adalah satu-satunya habitatnya.
Li mengatakan monyet-monyet itu tersebar di area seluas sekitar 340 km persegi antara 1.000 meter dan 2.000 meter di atas permukaan laut di gunung. Dibutuhkan tiga sampai enam tahun bagi spesies untuk melahirkan satu, atau kadang-kadang dua, keturunan.
Teknologi seperti pemantauan drone, pencitraan termal dan pemantauan kamera inframerah akan digunakan untuk survei, tambah Li.
Putaran pertama survei diharapkan berakhir pada September 2022, dan setelahnya akan dilakukan validasi dan survei tambahan. Hasil akhir diharapkan akan dirilis pada musim semi 2023. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement