CEO Huawei Ren Zhengfei diwawancarai di Taiyuan, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, 9 Februari 2021. [Foto / Xinhua] - Image from Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silahkan hubungi kami.
Shaanxi, Bolong.id - China mendirikan laboratorium inovasi penambangan cerdas di kawasan yang kaya batu bara di Shaanxi pada Selasa (9/2). Ini bertujuan untuk memfasilitasi transformasi digital industri batu bara negara itu.
Lab inovasi ini dibangun di Ibu kota Shaanxi yaitu Taiyuan oleh pemerintah provinsi, perusaahn raksasa Huawei dan dua perusahaan lokal. Dilansir dari Xinhua, pada Rabu (10/2).
CEO Huawei Ren Zhengfei mengatakan bahwa Huawei berharap dapat menggabungkan teknologi informasi komunikasi (TIK) dengan teknologi pertambangan batu bara untuk mendukung transformasi digital yang cerdas dalam industri batubara.
Selain itu, lab ini juga bertujuan untuk mewujudkan model produksi yang menampilkan "lebih sedikit pekerja, lebih aman, dan efisiensi lebih tinggi," dan memungkinkan pekerja tambang batubara untuk "memakai jas dan dasi" di tempat kerja.
Lab akan memiliki 220 TIK dan ahli pertambangan batubara. Huawei berencana menggunakan laboratorium inovasi sebagai tempat untuk terus berinovasi dengan mitra dan membuat terobosan dalam teknologi yang dapat digunakan di lubang tambang, termasuk kamera pembersih otomatis, transmisi nirkabel frekuensi rendah, dan teknologi prediksi risiko.
"Lab tersebut pada akhirnya bertujuan untuk membantu tambang Shaanxi mengurangi jumlah pekerja mereka hingga 60% dalam skenario penambangan yang sepenuhnya mekanis dan cerdas, dan mengurangi jumlah pekerja yang memasuki lubang penambangan setiap shift sebesar 10 hingga 20%," kata Ren.
"Ini seperti Microsoft menyediakan layanan untuk mesin pesawat," ujar Ren. "Huawei menyediakan layanan untuk tambang, bandara, dan dermaga."
Agi Widjaya/Penerjemah
Advertisement