China - Indonesia - Image from Global Times
Beijing, Bolong.id - KBRI Beijing berkolaborasi dengan Kemenlu RI, KJRI Shanghai, KJRI Guangzhou, dan ITPC Shanghai, mengadakan temu bisnis kopi untuk mengenalkan specialty coffee dari Indonesia ke pasar Tiongkok. Itu rangkaian kegiatan Diplomasi Kopi Indonesia ke penjuru dunia.
Dilansir dari akun resmi instagram @kbribeijing pada tanggal (26/2), acara ini diikuti importir kopi besar Tiongkok dan Eksportir Kopi Indonesia.
Dubes Teuku Faizasyah, Dirjen IDP Kemlu, dalam pembukaan menyampaikan potensi industri kopi Indonesia serta harapan kiranya temu bisnis ini dapat memberi gambaran mengenai strategi mengakses pasar Tiongkok.
Dubes Djauhari dalam keynote speech menambahkan potensi pasar kopi Indonesia di Tiongkok dan tantangan yang dihadapi serta kiat penetrasi pasar ke Tiongkok.
Dubes RI : H.E. Djauhari Oratmangun - Image from IG : @kbribeijing
Promosi produk kopi dari 11 perusahaan kopi Indonesia dilakukan melalui pengenalan profil perusahaan dan pemutaran video singkat. Tjin Pek Kian, wakil pelaku bisnis kopi Indonesia di Tiongkok berbagi tips menarik konsumen kopi Tiongkok.
Liky Sutikno, Ketua Inacham, memaparkan mengenai jenis kopi kesukaan konsumen Tiongkok serta memberikan perbandingan kopi instan dan specialty coffee yang ada di pasar Tiongkok. Grace Ge dan Shen Ruilin mewakili perusahaan Tiongkok menyatakan kesiapan mereka bermitra dengan pengusaha Indonesia.
Dilansir dari Repulika.co.id, Djauhari menyambut masuknya produk kopi Indonesia yang dikembangkan bersama oleh kedua perusahaan. Menurtnya, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan trobosan baru dalam mendorong produk minuman.
Virtual meeting temu bisnis kopi - Image from Akun Instagram @kbribeijing
Dubes Prayono Atiyanto dan Dubes Bagas Hapsoro memandu sesi tanya jawab yang berlangsung dengan hangat dimana peserta Indonesia menyatakan antusiasme mereka masuk ke pasar Tiongkok. Deny W. Kurnia, Konjen RI Shanghai turut mendorong pengusaha nusantara masuk pasar Tiongkok dan menyatakan kesiapan seluruh perwakilan RI di Tiongkok untuk membantu.
Di akhir acara, Dubes Djauhari kembali mengingatkan pengusaha kedua negara untuk berkolaborasi, serta mendorong pengusaha Indonesia untuk memanfaatkan forum promosi yang ada di setiap kantor Perwakilan RI di Tiongkok, aktif mengikuti pameran, serta menggunakan platform digital seperti IDN Store.
Kegiatan ini ini masih akan dilanjutkan dengan promosi kopi lainnya antara lain business matchmaking dan coffee tasting. (*)
Advertisement