Lama Baca 3 Menit

Peribahasa China: 如鱼得水 - Bagaikan Ikan yang telah Menemukan Air

09 January 2021, 13:53 WIB

Peribahasa China: 如鱼得水 - Bagaikan Ikan yang telah Menemukan Air-Image-1

Ilustrasi - Image from Kebajikan dalam Kehidupan

Jakarta, Bolong.id - Sebuah ungkapan Pepatah Tiongkok kuno, 如鱼得水 (ru yu dé shuǐ), yang secara harafiah bermakna “Bagaikan ikan yang telah menemukan air.”

Ini adalah metafora yang menggambarkan seseorang yang menemukan lingkungan atau teman yang memiliki tujuan dan kepentingan yang sama.

Pepatah ini berasal dari sebuah kisah dalam kisah sejarah "Catatan Tiga Kerajaan" yang mengisahkan menteri Zhuge Liang dan Raja Liu Bei yang meliputi sejarah Tiongkok di akhir Dinasti Han Timur (AD 184-220) dan Periode Tiga Kerajaan (AD 220-280).

Di era Dinasti Han Timur, tercatat pernah terjadi perang saudara selama tiga dekade, sehingga kekaisaran Han menjadi retak dan terpecah menjadi beberapa wilayah yang masing-masing dikuasai oleh para panglima perang.

Salah satu panglima perang yang ambisius saat itu bernama Liu Bei. Dia tahu bahwa jika ingin memperluas kekuasaan politik dan militernya, maka dia harus bisa merekrut bantuan beberapa individu yang mampu dan berkualitas.

Liu telah mendengar sosok Zhuge Liang sebagai ahli strategi, yang berbakat dan sangat bijaksana, serta terampil. Dengan tekad yang tulus, Liu pun tiga kali mengunjungi rumah Zhuge Liang, sebelum akhirnya berkesempatan bertemu dengan Zhuge. Setelah itu Zhuge Liang pun tergerak oleh ketulusan Liu, dan setuju untuk membantunya.

Di bawah arahan Zhuge Liang, kekuatan Liu mampu memperluas hubungan baik di antara mereka sehingga menjadi bertambah baik. Namun, kedekatan Liu dengan Zhuge rupanya tidak disenangi oleh sahabat Liu, yang terus menggerutu tentang persabatan Liu bersama Zhuge.

Liu pun menanggapi sikap sahabatnya itu, dengan mengatakan, “Setelah bertemu Kong Ming, saya bahagia, bagaikan ikan yang telah menemukan air. Saya berharap bahwa Anda tidak akan lagi berbicara tentang kata-kata ini. ”

Zhuge Liang sangat berperan dalam munculnya Liu Bei, yang kemudian mendirikan Shu Han Raya selama Periode Tiga Kerajaan Tiongkok.

Dilansir dari laman Kebajikan dalam Kehidupan, awalnya pepatah 如鱼得水 (ru yu dé shuǐ) ini adalah gambaran hubungan yang baik antara raja dan menteri. Saat ini, ungkapan ini banyak digunakan untuk menggambarkan hubungan yang harmonis antara teman atau pasangan suami istri. Ungkapan ini juga bermakna untuk memelihara lingkungan yang kondusif agar dapat tumbuh dan berkembang. (*)