Lama Baca Menit

Indonesia-China Kembangkan Vaksin mRNA

15 July 2022, 11:58 WIB

Indonesia-China Kembangkan Vaksin mRNA-Image-1

Jakarta, Bolong.id - Sekretaris Jenderal Biro Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, Indonesia dan produsen vaksin Tiongkok Sinovac akan bekerjasama mengembangan vaksin mRNA Covid-19.

Dilansir dari 和平日报 Rabu (13/07/2022), Nadia mengatakan, Indonesia telah bekerjasama dengan Sinovac sejak awal, dan pasti berlanjut. Itu untuk mendukung peran Indonesia sebagai hub vaksinasi Covid-19 di ASEAN. 

“Ke depan, kolaborasi dengan Sinovac akan digunakan secara langsung untuk pengembangan vaksin mRNA dan vaksin inaktif,” ujarnya.

Dapat dipahami bahwa vaksin mRNA berbeda dari vaksin inaktif. Menurut laporan media asing, vaksin mRNA adalah untuk menyalin DNA bakteri, virus dan mikroorganisme patogen lainnya dan metabolitnya menjadi MRNA melalui transgen, dan memodifikasinya secara in vitro. Vaksin inaktif adalah vaksin yang dibuat dengan menonaktifkan mikroorganisme patogen dengan metode kimia atau fisika buatan.

Kerja sama kedua pihak dilakukan melalui transfer teknologi dan pendirian pusat penelitian bersama di Indonesia. Dukungan Sinovac untuk Indonesia merupakan implementasi dari kemitraan strategis Tiongkok-Indonesia, terutama untuk bersama-sama mengatasi tantangan yang disebabkan oleh epidemi covid-19.

Nadia berharap Indonesia sebagai pusat vaksinasi di kawasan ASEAN dapat mencapai kesetaraan vaksinasi di semua negara. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Indonesia sebagai pusat produksi vaksin COVID-19 di Asia Tenggara. Perusahaan farmasi milik negara PT Bio Farma telah menjadi perusahaan vaksin mRNA Indonesia. 

Honesti Basyir, Presiden Bio Farma, mencatat bahwa tim peneliti perusahaan berpartisipasi dalam uji klinis vaksin Sinovac tahap III pada tahun 2020. Pengalaman yang didapat saat ini sedang diterapkan dalam pengembangan vaksin dalam negeri. (*)