ilustrasi virus Omicron - Image from berbagai sumber. Segala keluhan terkait hak cipta silahkan hubungi kami
Beijing, Bolong.id – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok melaporkan, Senin (16/5/2022) bahwa Kota Guangzhou sudah dimasuki pengidap virus Omicron sub-tipe BA.2.12.1. Diidap orang Afrika yang masuk ke sana, beberapa hari lalu.
Dilansir dari 健康时报客户端 pada (18/5/2022) dipaparkan, 23 April 2022, penerbangan internasional KQ880 dari Nairobi, Kenya, tiba di Bandara Internasional Baiyun di Guangzhou, Provinsi Guangdong.
Sesuati aturan, semua penumpang dipindahkan ke hotel karantina selama 14 hari untuk observasi medis rutin. Juga tes asam nukleat rutin.
Ternyata, seorang penumpang usia 27 (tidak disebut jenis kelamin) positif Omicron pada pemeriksaan 27 April 2022.
Pasien memiliki riwayat vaksinasi Covid-19 yang lengkap. Tidak ada paparan Covid-19 varian apa pun dalam 14 hari terakhir. Setelah ketahuan mengidap Omicron (waktu itu belum diketahui sub-tipe) maka ia dipindahkan ke Rumah Sakit Rakyat Kedelapan Guangzhou.
30 April 2022, sampel usap hidung pasien diurutkan menggunakan platform Illumina MiniSeq. Hasilnya, ia terinfeksi subtipe Omicron strain BA.2.12.1.
Sebanyak 33 situs mutasi terdeteksi pada gen spike. Di antaranya, L452Q dan S704L adalah lokus kunci dari sub-garis keturunan BA.2.12.1. Urutannya telah diserahkan ke Pusat Data Genom Nasional Tiongkok.
4 Mei 2022, Organisasi Kesehatan Dunia mengingatkan pemantauan ketat subtipe BA.2.12.1.
Subtipe BA.2.12.1 memiliki kemampuan penghindaran kekebalan yang lebih kuat daripada strain subtipe Omicron lainnya, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa BA.2.12.1 menyebar 23% hingga 27% lebih cepat daripada BA.2.
Subvarian menyebar sangat cepat, menyebabkan kebangkitan epidemi di banyak bagian Amerika Serikat, dengan kasus dilaporkan di setidaknya 17 negara. (*)
Advertisement