Lama Baca 3 Menit

Barang Mewah di China Sedang Naik Daun

24 February 2022, 13:01 WIB

Barang Mewah di China Sedang Naik Daun-Image-1

ilustrasi toko barang mewah LV sedang ramai - Image from berbagai sumber. Segala keluhan terkait hak cipta silahkan hubungi kami

Beijing, Bolong.id – Sejak awal tahun 2022, banyak barang mewah bermerek di Tiongkok, harganya naik dengan tingkat yang berbeda-beda. Tanda, bahwa rakyat Tiongkok semakin makmur.

Dilansir dari 环球网 pada (24/2/2022) pada pekan lalu, Louis Vuitton, merek mewah dunia, menaikkan harga beberapa barangnya sekitar 5% - 15%.

Kenaikan harga barang mewah seperti Louis Vuitton di Tiongkok ini begitu bervariasi. Ada produk kulit, aksesoris, parfum, dan tas.

Untuk kenaikan harga di merek Louis Vuitton begitu bervariasi, mulai dari 1.000 yuan (sekitar Rp 2.277.681) hingga 10.000 yuan (sekitar Rp 22.776.810). 

Sebelum harga semakin naik, memberikan dampak pada konsumen barang mewah berbondong-bondong untuk membeli. Bahkan, ada banyak produk yang perlu dipesan di muka (pre-order).

Selain Louis Vuitton, Hermes, Dior, Channel, Celine, Delvaux, dan merek lain juga telah bergabung dengan "pasukan kenaikan harga".

20 Januari lalu, Channel mengumumkan kenaikan harga pada November 2021. Beberapa model barang telah menaikkan harga lagi, dan beberapa produk tas telah meningkat antara 8% dan 12%.

Sementara untuk merek Hermes, Delvaux dan merek lain juga telah menaikkan harga produknya pada 1 Januari, dan beberapa produk telah meningkat sekitar 5% hingga 15%.

Pada 20 januari, Dior telah mengumumkan bahwa beberapa produk akan meningkat sekitar 10%-20%. Tas Dior kecil telah meningkat dari 36.000 yuan (sekitar Rp 81.996.516) menjadi 41.000 yuan (sekitar Rp 93.384.921).

Kenaikan harga ini mengakibatkan pasar barang bekas memanas.

Ma Cheng adalah salah satu pendiri toko barang bekas di Beijing. Baru-baru ini, Kenaikan dalam hal barang mewah membuatnya merasa seluruh pasar barang bekas juga memanas. 

Ia juga katakan bahwa, kenaikan harga barang mewah memiliki dua dampak, pertama akan mendorong bangkitnya pasar barang bekas, dan juga akan meningkatkan penjualan barang mewah. (*)