Lama Baca 3 Menit

Kerja Sama Asing jadi Kunci Kuatnya Ekonomi China

26 August 2021, 09:03 WIB

Kerja Sama Asing jadi Kunci Kuatnya Ekonomi China-Image-1

Bendera Tiongkok - Image from Reuters

Beijing, Bolong.id - Meski investasi langsung transnasional global pada tahun 2020 mengalami penurunan hingga 40%, investasi asing Tiongkok telah meningkat sebesar 4,5% terhadap tren, mencapai US$144,4 miliar (Sekitar Rp 2,078 T).

Berkenaan dengan ini, pada Senin (23/08/2021), Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Wentao menyatakan pada konferensi pers Kantor Informasi Dewan Negara bahwa Tiongkok selalu menjadi tujuan penting bagi investasi asing. Dalam empat tahun terakhir, Tiongkok selalu menempati peringkat kedua di dunia terkait skala daya tarik investasi.

Kementerian Perdagangan Tiongkok menekankan bahwa perusahaan-perusahaan yang didanai asing adalah peserta, saksi, dan kontributor penting dalam pembangunan Tiongkok. Tiongkok pun dilaporkan akan mengambil langkah-langkah untuk menarik investasi asing lewat empat aspek, yaitu memperluas keterbukaan, memperkuat layanan, melindungi hak dan kepentingan, serta memperbaiki lingkungan.

Dilansir dari Global Times pada Selasa (24/8/2021), Wang Wentao mengatakan bahwa perusahaan yang didanai asing adalah bagian penting dari pasar Tiongkok dan telah memberikan kontribusi unik dan penting bagi pembangunan ekonomi dan sosial Tiongkok. Statistik menunjukkan bahwa perusahaan yang didanai asing menyumbang 2% dari pasar utama, mendorong sekitar 40 juta pekerjaan, menyumbang 1/10 dari populasi pekerjaan perkotaan, menyumbang 1/6 dari pendapatan pajak Tiongkok dan 2/5 dari impor dan ekspor.

Pada saat yang sama, perusahaan-perusahaan yang didanai asing juga telah mencapai perkembangan yang signifikan di Tiongkok. Laporan survei Kamar Dagang Asing menunjukkan bahwa meskipun terkena dampak pandemi, 56% perusahaan yang didanai AS, 73% perusahaan yang didanai Eropa, dan 89% perusahaan yang didanai Jepang masih mencapai profit tahun lalu.

Faktanya, sebagian besar perusahaan yang didanai asing di Tiongkok melakukan proses produksi dan jual-beli di Tiongkok serta sangat terintegrasi ke dalam siklus domestik. Di sisi lain, 2/5 impor dan ekspor Tiongkok dibuat oleh perusahaan yang didanai asing. 

Selain itu, dilaporkan pula bahwa Tiongkok telah menandatangani 19 perjanjian perdagangan bebas dengan 26 negara dan wilayah. Menurut Wakil Menteri Perdagangan Wang Shouwen, hampir 70% dari investasi asing Tiongkok tahun lalu diinvestasikan di negara-negara mitra perdagangan bebas dan 84% dari investasi asing yang ditarik berasal dari mitra perjanjian perdagangan bebas. Menurut Wang Shouwen, perjanjian perdagangan bebas yang ada pun akan ditingkatkan lebih lanjut pada tahap berikutnya dan langkah negosiasi perjanjian perdagangan bebas yang baru akan dipercepat.(*)


Informasi Seputar Tiongkok