Lama Baca 2 Menit

Masih Optimis dengan Prospek Ekonomi Domestik: Menkeu Sebut Ekonomi Akan Tumbuh lebih dari 7%

13 July 2021, 18:00 WIB

Masih Optimis dengan Prospek Ekonomi Domestik: Menkeu Sebut Ekonomi Akan Tumbuh lebih dari 7%-Image-1

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - Image from Pikiran rakyat

Jakarta, Bolong.id - Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai pertumbuhan positif. Mulyani sebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal II bisa melebihi 7%.

Dilansir dari medcom.id pada (12/07/2021) Sri Mulyani dalam diseminasi economic outlook mengatakan bahwa data bulan April-Mei 2021 menunjukkan, perekonomian Indonesia menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, di antaranya tercermin dari Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur yang mencapai 53,5. Mulyani pun mengatakan "Indeks PMI 53,5 menunjukkan ekspansi yang kuat".

Selain itu, Realisasi Indeks Penjualan (IPR) juga mencapai pertumbuhan dua digit sebesar 11,6%. Apalagi, dengan adanya pelonggaran pajak penjualan kendaraan bermotor mewah (PPnBM) oleh pemerintah, penjualan mobil di bulan April juga meningkat sebesar 149%.

Di sisi lain, pemerintah mendorong peningkatan belanja negara dengan meluncurkan berbagai bantuan sosial untuk mendorong konsumsi masyarakat. "Ini yang menjadi dasar dari economic outlook. Kami optimis [perekonomian] akan tumbuh lebih dari 7% karena kinerja yang kuat dari April hingga Mei dan pertengahan Juni," kata Mulyani.

Akan tetapi, Mulyani juga mengatakan  triwulan III dan IV pasti akan terkena dampak pembatasan darurat kegiatan sosial yang dilakukan pemerintah. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, pembatasan mengakibatkan kontraksi ekonomi hingga 0,7% pada kuartal pertama 2020. Pun demikian, Mulyani meyakinkan bahwa berbagai kebijakan ekonomi yang diluncurkan dapat menjadi pengungkit bagi pemulihan kegiatan ekonomi.

“Kami berharap bisa mengejar dari Agustus hingga September. Jika pandemi dapat dipertahankan pada level sedang, pertumbuhan dapat mencapai 4,5% dan likuiditas dapat dipulihkan pada Agustus," ujarnya.(*)