
Beijing, Bolong.id - Closing Ceremony Pelatihan Adaptif 2022 untuk Pelajar Internasional Indonesia di Tiongkok diadakan online, Kamis,16 September 2022.
Dilansir dari Digital Journal, Senin (19/9/22), acara itu dihadiri, antara lain:
Yu Tianqi, Wakil Sekretaris Komite Partai, Pusat Pendidikan dan Kerjasama Bahasa (CLEC); Yaya Sutarya, Minister Counsellor KBRI Beijing; dan Wang Jinhong, Direktur Chinese Plus, menghadiri upacara penutupan dan menyampaikan pidato.
Marissa, perwakilan mahasiswa internasional di Tiongkok, memberikan pidato pada upacara tersebut.
Yaya Sutarya mengatakan, CLEC telah banyak mengadakan pelatihan online dengan KBRI Beijing dan ASEAN-Tiongkok Center dan telah membangun landasan kerjasama yang baik.
Pelatihan bagi mahasiswa internasional Indonesia di Tiongkok ini merupakan upaya baru untuk membantu mahasiswa internasional Indonesia beradaptasi lebih baik dengan kehidupan belajar mereka di Tiongkok.
Ia berharap agar lebih banyak lagi pelajar Indonesia yang datang ke Tiongkok di masa depan untuk belajar bahasa Tiongkok dan merasakan budaya Tiongkok, dan ia menantikan kerja sama yang lebih mendalam dengan CLEC dan ASEAN-Tiongkok Center di masa mendatang.
Wang Jinhong mengatakan bahwa Chinese Plus adalah platform jaringan pendidikan bahasa Mandarin internasional terbesar secara global. Untuk pelatihan adaptif, Chinese Plus mengundang pakar dan cendekiawan Tiongkok yang luar biasa untuk memberikan kuliah tentang pengajaran bahasa Tiongkok, peningkatan adaptasi, Tiongkok kontemporer dan budaya.
Selama pelatihan, para siswa aktif berpartisipasi dan berbagi ide dengan antusias, menunjukkan keinginan mereka untuk pengetahuan dan semangat untuk belajar bahasa Mandarin. Dia percaya pelatihan ini akan bermanfaat, dan mendorong siswa untuk membuat lebih banyak kemajuan dalam hidup mereka belajar di luar negeri.
Marissa mengucapkan terima kasih kepada CLEC yang telah menyelenggarakan pelatihan online ini bekerja sama dengan ASEAN-Tiongkok Center dan KBRI Beijing.
Dia mengatakan bahwa kursus pelatihan telah memperkaya hidup mereka dan meninggalkan kenangan indah dan tak terlupakan, dan membantu mereka meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin mereka.
Terlebih lagi, mereka telah belajar lebih banyak tentang budaya Tiongkok dan metode kebugaran tradisional Tiongkok, dan kepercayaan diri mereka untuk lebih beradaptasi dengan kehidupan kampus di masa depan telah ditingkatkan.
Yu Tianqi menekankan bahwa dengan kepemimpinan strategis kedua presiden kita, kerja sama di berbagai bidang tentu akan semakin diperkuat di masa depan, dan permintaan akan para profesional yang memahami bahasa dan budaya kedua negara akan semakin kuat.
Dia berharap para siswa akan memanfaatkan sepenuhnya waktu belajar mereka di Tiongkok, bekerja keras untuk menguasai pengetahuan profesional mereka dan terus meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin mereka.
Oleh karena itu, mereka dapat membangun kekuatan untuk membantu memperdalam kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia di masa depan.
Dia juga berharap para siswa akan berbagi apa yang telah mereka pelajari di Tiongkok dengan kerabat dan teman-teman mereka, menjadi utusan untuk meningkatkan persahabatan, dan berkontribusi pada kontak orang-ke-orang antara kedua negara dan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama.
Pelatihan ini disponsori bersama oleh CLEC, ASEAN-Tiongkok Center dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, dan diselenggarakan oleh Chinese Plus, mengadopsi pendekatan online untuk melakukan pelatihan adaptif selama 4 hari untuk 124 siswa internasional Indonesia di Tiongkok. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement