Lampu lalu lintas di Taiwan Padam - Image from Xinhua/Wu Jihai
Taipei, Bolong.id - Pemadaman listrik se-Taiwan pada 13 Mei 2021, menggelapkan 13,19 juta rumah di sana.
Dilansir dari People’s Daily pada Jum’at (14/5/2021), sekitar pukul 3 sore pada hari yang sama, perusahaan tenaga listrik Taiwan tidak memberikan pemberitahuan atau peringatan. Karena kecelakaan pembangkit listrik Xingda di Kaohsiung, seluruh pabrik ditutup.
Saat ini, kapasitas catu daya sistem tidak mencukupi. Pukul 3 sore, pemadaman listrik darurat dilakukan secara bergantian.
Selanjutnya, pemadaman listrik terjadi di sebagian besar kabupaten dan kota di Taiwan. Distrik Songshan, Kota Taipei, mengalami pemadaman listrik sekitar pukul 4 sore.
Menurut rencana Perusahaan Listrik Taiwan, dari pukul 15:00 hingga 20:00 pada hari yang sama, enam putaran pemadaman distrik dilaksanakan di banyak kabupaten dan kota secara bergantian. Setiap putaran pemadaman berlangsung selama 50 menit.
Pemadaman listrik ini tidak hanya membuat orang sulit untuk mentolerir panas terik, tetapi juga menyebabkan kekacauan dalam taraf tertentu dalam transportasi dan kehidupan orang-orang.
Di beberapa kota, lampu lalu lintas berhenti dan kacau, sampai polisi harus turun ke lapangan. Sejumlah kabupaten dan kota melaporkan kasus lift yang macet, di antaranya di Kota Keelung, seseorang terjatuh ke poros elevator dan menderita patah tulang.
Mengenai penyebab pemadaman listrik, Perusahaan Listrik Taiwan menyatakan bahwa pemadaman listrik bukanlah masalah kekurangan listrik, melainkan faktor jaringan listrik. Secara khusus, kesalahan bus gardu induk UHV Luzhulu Utara di Kota Kaohsiung menyebabkan tersandungnya empat unit di pembangkit listrik Xingda.
Ilustrasi sebuah perempatan di Taiwan saat pemadaman listrik - Image from Xinhua/Wu Jihai
Opini publik tidak menerima penjelasan seperti itu. Beberapa kelompok telah menunjukkan bahwa kekurangan listrik merupakan masalah utama di Taiwan.
Otoritas Tiongkok selalu mengklaim bahwa tidak ada kekurangan listrik di Taiwan, tetapi penghapusan tenaga nuklir tidak dapat menyediakan daya yang cukup dan jaringan listrik yang aman. Kebijakan energi yang tidak stabil seperti itu harus ditinjau ulang.
Kepala Departemen Ekonomi otoritas Taiwan memimpin manajemen senior perusahaan tenaga listrik Taiwan untuk mengadakan konferensi pers malam itu untuk meminta maaf kepada masyarakat. Departemen ekonomi mengatakan bahwa penyelidikan dan peninjauan lebih lanjut akan dilakukan terhadap kesalahan yang menyebabkan pemadaman listrik, dan penjelasan yang lebih lengkap akan diberikan secepat mungkin pada tanggal 14 Mei. Perusahaan Listrik Taiwan mengatakan akan menurunkan harga listrik rumah tangga yang terkena dampak.
Setelah perbaikan darurat, Perusahaan Listrik Taiwan akhirnya melanjutkan pasokan listrik normal pada pukul 8 malam hari itu, dan mempengaruhi masyarakat selama lebih dari lima jam.
Catu daya yang tidak stabil telah menarik perhatian besar dari semua lapisan masyarakat di Taiwan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 15 Agustus 2017, terjadi pemadaman listrik di Taiwan. Saat itu, 6 unit Pembangkit Listrik Taoyuan Datan tersandung, menyebabkan pemadaman listrik skala besar di 17 kabupaten dan kota di Taiwan, dan mempengaruhi 6,88 juta rumah tangga. (*)
Advertisement