Lama Baca 2 Menit

Kota Ruili Yunnan, Perintahkan Uji Asam Nukleat Setelah Kasus Impor Baru dari Myanmar

15 September 2020, 11:23 WIB

Kota Ruili Yunnan, Perintahkan Uji Asam Nukleat Setelah Kasus Impor Baru dari Myanmar-Image-1

Gerbang Perbatasan Kota Ruili, Tiongkok dan Myanmar - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id - Kota Ruili di Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya akan meluncurkan pengujian asam nukleat di seluruh kota setelah dua kasus impor COVID-19 dilaporkan di kota tersebut, kata pihak berwenang setempat pada Senin (14/9/20).

Menurut Komisi Kesehatan Provinsi Yunnan (云南省卫生健康委员会), kasus impor tersebut ditemukan pada Minggu (13/9/20), demikian laporan dari CGTN News, Senin (14/9/20).

Kedua pasien yang terinfeksi COVID-10 tersebut merupakan warga negara Myanmar yang masuk ke Tiongkok secara ilegal melalui Ruili. Kasus pada salah satu pasien sebelumnya didiagnosis sebagai kasus asimtomatik.

Pihak berwenang setempat telah memberlakukan lockdown seluruh kota di Ruili dan mengeluarkan perintah untuk tidak keluar rumah kepada seluruh masyarakat kota tersebut.

Kedua pasien asal Myanmar tersebut telah dikarantina dan dirawat di rumah sakit. Senin (14/9/20) pukul 4 sore waktu setempat, sebanyak 190 orang yang pernah memiliki kontak dekat dengan pasien juga telah diisolasi dan spesimennya diambil untuk uji COVID-19.

Sejauh ini, dari 190 orang tersebut, 98 diantaranya negatif COVID-19. Sementara yang lain masih menunggu hasil dari pengujian.

Departemen kepolisian setempat sedang menyelidiki kasus imigrasi ilegal warga negara Myanmar yang memasuki Tiongkok. Departemen tersebut sudah mengeluarkan kebijakan untuk menghukum mereka yang terlibat dalam membantu imigran gelap tersebut memasuki Tiongkok.

Pemerintah Kota Ruili juga menyarankan bagi masyarakatnya yang bepergian dari Kota Ruili sejak 12 September untuk melakukan tes COVID-19. (*)