Mobile Game Canal Towns - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.
Tiongkok, Bolong.id – Dilansir dari South China Morning Post, beberapa bulan terakhir permainan vitual di Nintendo Switch, Animal Crossing digemari peminat Nintendo Switch di seluruh dunia. Sayangnya, Animal Crossing telah dihapus dari situs e-commerce di Tiongkok.
Nintendo Switch Animal Crossing - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.
Meski demikian, penggemar game virtual Tiongkok sudah beralih ke game yang berbeda, yakni Canal Towns. Mobile game ini merupakan permainan simulasi era dinasti Ming. Jika di Animal Crossing pemain membangun pulau-pulau, di Canal Towns pemain membangun kota di tepi sungai.
Mobile Game Canal Towns - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.
Mobile game baru yang sukses ini disebut versi Animal Crossing versi pertanian ala Tiongkok. Banyak pula yang mengatakan Canal Towns memiliki kemiripan dengan game SimCity versi klasik. Banyak pemain Animal Crossing yang juga beralih memainkan Canal Towns.
Canal Towns menugaskan pemain untuk membangun dan mengelola kota-kota di wilayah selatan Sungai Yangtze, yang disebut sebagai Jiangnan dalam bahasa Mandarin.
Mobile Game Canal Towns - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.
Seperti banyak game simulasi serupa, pemain Canal Town berpartisipasi dan membangun kota serta ekonomi mereka sendiri. Mereka perlu mengarahkan penghuni virtual untuk menanam tanaman dan membangun fasilitas untuk penggunaan perumahan dan komersial. Mereka juga perlu mendapatkan uang virtual dan memperluas kota mereka.
Seorang pengguna sosial media Weibo mengakatan, “Yang membuat saya tertarik dengan Animal Crossing adalah simulasi membangun sebuah pulau, sayangnya saya tidak mampu membeli switch. Karena itulah saya bermain Canal Towns.”
Sayangnya, mobile game yang dirilis pada 2 Juli 2020 oleh Coconut Island Games belum memilki fitur berbahasa Inggris. Jadi yang tidak bisa berbahasa Mandarin masih harus menunggu beberapa waktu untuk memainkannya. (*)
Advertisement