Lama Baca 4 Menit

Utusan Khusus Biden: Amerika Serikat Berharap Dapat Bekerja Sama dengan China

05 April 2021, 09:19 WIB

Utusan Khusus Biden: Amerika Serikat Berharap Dapat Bekerja Sama dengan China-Image-1

Bendera China dan AS - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Bolong.id - Menanggapi perubahan iklim dunia, utusan khusus Presiden Amerika Joe Biden untuk masalah iklim, John Kerry berkata: Saya berharap bisa berurusan dengan Tiongkok.

“Harapan kami adalah kami dapat menangani Tiongkok,” kata John Kerry kepada wartawan saat berkunjung ke ibukota UEA Abu Dhabi pada 3 April, waktu setempat. 

Kerry mengatakan bahwa Amerika Serikat berharap dapat bekerja sama dengan Tiongkok untuk mengatasi masalah perubahan iklim.

Dilansir dari Guangming pada Minggu (4/4/2021), Kerry mengatakan kepada wartawan di Abu Dhabi: "Harapan kami adalah bahwa kami dapat bekerja sama dengan Tiongkok." 

"Presiden Biden membuatnya sangat jelas, dan saya akan memperjelas: tidak ada Masalah lain antara Kami dengan Tiongkok - ada pula beberapa masalah - tidak ada yang dibatasi oleh apa yang perlu kita lakukan terkait masalah iklim,” katanya.

Reuters melaporkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, diantara Tiongkok dan Amerika Serikat ada beberapa perbedaan dalam masalah perdagangan, serta masalah terkait Xinjiang, Hong Kong, dan Taiwan yang terkait dengan Tiongkok. 

Tetapi Tiongkok telah berjanji untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2060, dan Pemerintah Biden akan mengumumkan Target penurunan emisi baru pada KTT Iklim Global yang diadakan pada tanggal 22 April.

Menurut laporan, Kerry akan berpartisipasi dalam Dialog Iklim Timur Tengah dan Afrika Utara yang diselenggarakan oleh Abu Dhabi pada tanggal 4.

UEA mengatakan bahwa sebelum KTT Perubahan Iklim PBB yang akan diadakan di Glasgow (Skotlandia) pada bulan November, dialog akan difokuskan pada persiapan nasional dan regional. 

Kerry mengatakan bahwa sebelum KTT November, negara-negara akan membahas bagaimana mengurangi ketergantungan mereka pada batu bara dan bagaimana meningkatkan ambisi mereka dalam masalah perubahan iklim. "Saya pikir generasi berikutnya meneriaki kami dan meminta kami untuk memenuhi janji kami."

Padahal, Tiongkok sebelumnya telah memperkenalkan bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat akan bekerja sama di beberapa bidang tertentu setelah pembicaraan Alaska, termasuk di bidang perubahan iklim. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying mengatakan pada konferensi pers reguler pada 22 Maret bahwa menurut konsensus dialog strategis tingkat tinggi antara Tiongkok dan Amerika Serikat, Tiongkok dan Amerika Serikat berkomitmen untuk memperkuat dialog dan kerja sama di bidang perubahan iklim dan akan membentuk aliansi perubahan iklim Sino-AS. 

Hua Chunying menunjukkan bahwa perubahan iklim adalah tantangan bersama yang dihadapi umat manusia. Tiongkok dan Amerika Serikat harus saling percaya, memahami dan bekerja sama dalam tugas-tugas mendesak masyarakat internasional saat ini, seperti menangani perubahan iklim.