Lama Baca 4 Menit

COVID-19 Global Lampaui 30 Juta Kasus, Hampir Sejuta Tewas

18 September 2020, 13:50 WIB

COVID-19 Global Lampaui 30 Juta Kasus, Hampir Sejuta Tewas-Image-1

Kasus COVID-19 Global Lampaui 30 Juta! - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Kasus COVID-19 global telah melebihi 30 juta kasus pada hari Kamis (17/9/2020) kemarin, sementara pandemi tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat.

India menjadi fokus utama sebagai pusat wabah terbaru, meskipun gabungan antara negara-negara di Amerika Utara dan Selatan masih menyumbang hampir setengah dari kasus global, dilansir dari Reuters, Jumat (18/9/2020).

Jumlah kasus harian baru global terus mencapai rekor terbaru dalam beberapa hari terakhir dan kematian akibat pandemi COVID-19 telah mendekati 1 juta jiwa di tengah perlombaan internasional dalam mengembangkan dan memasarkan vaksin terus memanas.

Jumlah resmi kasus COVID-19 global sekarang lebih dari lima kali lipat jumlah penyakit influenza parah yang tercatat setiap tahunnya, menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia. Di seluruh dunia, terdapat hampir 1 juta kematian yang telah melampaui kisaran atas 290 ribu hingga 650 ribu kematian tahunan yang terkait dengan influenza.

India pada minggu ini menjadi negara kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, yang mencatat lebih dari 5 juta kasus COVID-19. Pada hari Kamis (17/9/2020) saja, India telah melaporkan rekor kenaikan kasus hariannya yang mendekati 98 ribu kasus.

Negara terpadat kedua di dunia tersebut telah melaporkan lebih banyak kasus harian baru daripada Amerika Serikat sejak pertengahan Agustus dan menyumbang lebih dari 16% kasus global yang diketahui.

Kematian yang dilaporkan di India sejauh ini relatif rendah, tetapi menunjukkan tren peningkatan, dan negara itu telah mencatat lebih dari 1.000 kematian setiap hari selama dua minggu terakhir.

Amerika Serikat memiliki sekitar 20% dari total kasus COVID-19 global. Brasil, negara terparah ketiga, menyumbang sekitar 15% dari kasus global. Perlu waktu 18 hari untuk kasus COVID-19 global melonjak dari 25 juta menjadi lebih dari 30 juta kasus. Butuh waktu 20 hari bagi dunia untuk merubah 20 juta kasus COVID-19 menjadi 25 juta kasus, dan dalam 19 hari dari 15 juta kasus COVID-19 menjadi 20 juta kasus.

Di sisi lain, tingkat kasus COVID-19 harian dunia telah menunjukkan perlambatan, mencerminkan kemajuan dalam pengendalian penyakit di banyak negara, meskipun masih ada beberapa lonjakan besar.

Pakar kesehatan menekankan bahwa data resmi hampir pasti tidak dilaporkan baik infeksi maupun kematian, terutama di negara-negara dengan kapasitas pengujian terbatas. Sementara, perlombaan dalam mengembangkan dan memasarkan vaksin COVID-19 semakin heboh dalam beberapa pekan terakhir dengan sekitar 200 kandidat vaksin di seluruh dunia.

Presiden AS Donald Trump mengatakan negaranya dapat memiliki vaksin yang siap untuk didistribusikan sebelum pemilu AS pada 3 November 2020 mendatang, sementara seorang otoritas kesehatan Tiongkok pada minggu ini mengatakan Tiongkok mungkin memiliki vaksin yang siap untuk digunakan publik pada awal November.

Sejauh ini, hingga hari Kamis (17/9/2020), Tiongkok daratan telah mencatat 85.255 kasus COVID-19 dengan 366 pasien tanpa gejala tengah menjalani observasi medis. Jumlah kematian di Tiongkok mencapai 4.743 jiwa, termasuk 102 korban jiwa dari Wilayah Administratif Khusus Hong Kong dan 7 dari wilayah Taiwan, dilansir dari CGTN, Jumat (18/9/2020). Di Indonesia, total kasus COVID-19 telah mencapai 232.628 kasus, sementara kematian berada di angka 9.222 jiwa.