Tiongkok Laporkan 101 Kasus COVID-19, Tertinggi Sejak Maret - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Beijing, Bolong.id - Tiongkok mengalami peningkatan infeksi COVID-19 dalam lima hari berturut-turut. Jumlahnya kemudian melonjak pada Selasa (28/7/2020) menjadi 101 kasus yang melibatkan Beijing, Provinsi Liaoning di Tiongkok timur laut dan Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur di Tiongkok barat laut. Sebelumnya, Tiongkok telah melaporkan total 68 kasus COVID-19 pada hari Senin (27/7/2020).
Dilansir dari Global Times, angka tersebut menjadi pemecah rekor karena untuk pertama kalinya kasus COVID-19 harian Tiongkok melebihi 100 kasus sejak 6 Maret lalu. Meningkatnya jumlah infeksi ini telah memicu kekhawatiran publik akan kebangkitan kembali wabah COVID-19.
Menurut Komisi Kesehatan Nasional pada hari Rabu (29/7/2020), dari 101 kasus yang dikonfirmasi pada Selasa kemarin, 89 kasus dilaporkan di Xinjiang, 8 kasus di Liaoning, dan 1 kasus dilaporkan di Beijing yang berkaitan dengan klaster wabah di Liaoning. Semua 89 kasus yang dilaporkan di Xinjiang berasal dari ibukota Urumqi yang juga melaporkan 15 pembawa virus tanpa gejala pada hari Selasa. Hingga hari Rabu, Urumqi telah melaporkan total sebanyak 320 pasien COVID-19 yang dikonfirmasi dan 133 infeksi tanpa gejala. Sebanyak 9.121 orang kini sedang berada di bawah pengawasan medis.
Beijing sejauh ini melaporkan total dua pasien yang terhubung dengan klaster di Liaoning. Sejak 22 Juli, pandemi Liaoning telah menyebar ke setidaknya sembilan kota seperti Beijing dan Provinsi Fujian di Tiongkok selatan. Sementara itu, per 28 Juli, Tiongkok memiliki 84.060 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dengan jumlah korban COVID-19 tetap 4.634 jiwa. (*)
Advertisement