Lama Baca 4 Menit

Terapi Stem Cell Sebagai Solusi Penyembuhan COVID-19

12 July 2020, 23:05 WIB

Terapi Stem Cell Sebagai Solusi Penyembuhan COVID-19-Image-1

Terapi Stem Cell Sebagai Solusi Penyembuhan COVID-19 - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Tingginya jumlah penyebab kematian akibat COVID-19 ini, membuat sejumlah peneliti berpacu dengan dengan waktu untuk mendapatkan solusi untuk menghentikan kematian yang disebabkan oleh virus corona baru atau sering disebut COVID-19.

Sejumlah peneliti medis di berbagai negara merilis penelitian, mulai dari obat-obatan, virus hingga penggunaan plasma darah.

Di Indonesia beberapa penelitian dilakukan oleh pemerintah atau pun kelompok peneliti medis untuk mencegah kematian yang disebabkan oleh virus ini.

Sejumlah peneliti medis bidang Stem Cell and Cancer Research (SCCR) mengungkapkan fenomena badai Cytokine yang terjadi pada pasien COVID-19 ini dapat menyebabkan Pulmonary Intravascular Coagulation (PIC) atau kegagalan saluran pernapasan. Penelitian ini diyakini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi badai Cytokine tersebut.

"Kami melakukan pemberian terapi Secretome Mesenchymal Stem Cell (MSC) dan diharapkan dapat meredakan badai Cytokine dan meregenerasi kerusakan tersebut," kata salah satu peneliti yang tergabung di dalam Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia, dr. Zenitalia, Mbiomed (AAM), beberapa waktu lalu.

Zenitalia menjelaskan pemberian terapi Secretome itu merupakan hasil riset yang dilakukan di sejumlah rumah sakit, seperti RSUP Dr Kariadi Semarang, RSUD Dr Moewardi Surakarta, RS Khusus Dadi Propinsi Sulawesi Selatan, dan RS Bhayangkara Makassar. Termasuk RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, RSAU Esnawan Antariksa-Halim Perdanakusuma Jakarta, RSI Sultan Agung Semarang, RS Martha Friska Multatuli Sumatera Utara dan RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta.

Terapi Ini dapat dilakukan terhadap pasien COVID-19 mengalami infeksi saluran pernapasan dan dapat menyebabkan pneumonia akut parah yang mengakibatkan kerusakan jaringan paru, sehingga menyebabkan kematian.

Jika tidak ditangani dengan baik, Infeksi virus ini akan memicu badai Cytokine, dimana dapat memicu edema, disfungsi pertukaran oksigen dan gagal napas.

"Pemberian terapi secretome MSC hipoksia secara inhalasi terhadap pasien COVID-19 menjadi solusi alternatif dalam menurunkan reaksi inflamasi hebat dan badai Cytokine yang muncul dalam infeksi SARS-CoV-2," ungkap Zenitalia.

Di samping itu, lanjut Zenitalia, melalui terapi Secretome MSC ini dapat mempercepat perbaikan kerusakan jaringan secara optimal. Salah satu komponen secretome MSC adalah exosome yang berupa vesikel dengan kandungan berbagai protein, RNA dan metabolite aktif terutama IL-10  yang terbukti mampu menekan inflamasi, dan komponen Growth factor seperti VEGF, PDGF dan TGFβ berperan utama dalam perbaikan jaringan rusak. Secara spesifik IL-10 sebagai molekul imunosupresif merupakan kunci dalam penekanan respon imun berlebih. Riset ini dipimpin oleh  dr. Agung Putra, M.Si Med yang bertindak sebagai principal Investigator dalam penelitian ini.

PERSEPSI

Zenita mengungkapkan bahwa di Indonesia sudah  terbentuk organisasi Perkumpulan Peneliti Sel Punca Indonesia (PERSEPSI). Organisasi ini bertujuan sebagai wadah bagi para peneliti dengan peminatan terhadap Stem Cell dan dapat menyumbangkan hasil penelitian melalui Jurnal Internasional yang sedang disusun bersama, yaitu Stem Cell and Cancer Research Indonesia.

"Diharapkan dengan adanya wadah ini, para peneliti Stem cell Indonesia dapat memberikan sumbangsih besar bagi bangsa dan negara, ungkap Zenita.

Saat ini Pemerintah terus berusaha menangani penyebaran COVID-19 diseluruh wilayah Indonesia dan menekan penyebaran virus tersebut. (*)

Sumber: MSF