COVID-19 - Image from internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Tiongkok, Bolong.id - Dilansir dari CGTN, tercatat lebih dari 22 juta kasus COVID-19 yang dikonfirmasi secara global. Sebanyak 778.000 orang meninggal dunia dan lebih dari 14 juta orang sembuh, menurut laporan dari Universitas Johns Hopkins.
Hingga Senin (17/8/2020), Tiongkok daratan mencatat 84.888 kasus dengan 345 orang tanpa gejala yang dalam pengamatan medis. Sebanyak 4.712 orang meninggal dunia, termasuk 71 orang dari Daerah Administratif Khusus Hong Kong dan 7 orang dari wilayah Taiwan.
Tiongkok daratan mencatat 17 kasus baru dalam 24 jam terakhir, semuanya dari luar negeri.
Amerika Serikat (AS) telah memiliki kasus lebih dari 5,4 juta infeksi dan lebih dari 171.000 kematian, angka tertinggi di dunia.
Selandia Baru menunda pemilihan nasionalnya dari 19 September 2020 hingga 17 Oktober 2020 karena munculnya kembali kasus virus corona.
Perdana Menteri Jacinda Ardern, Selasa (18/8/2020) mengatakan Trump jelas salah setelah dia mengatakan New Zealand berada dalam lonjakan kasus COVID-19 yang mengerikan.
Beberapa negara di dunia, termasuk Prancis, Korea Selatan, Filipina, dan Selandia Baru mengalami lonjakan kasus.
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia pada Selasa (18/8/2020) mendesak negara-negara untuk mencegah nasionalisme vaksin. Organisasi sebelumnya juga menyatakan keprihatinan bahwa penyebaran virus corona didorong oleh orang-orang berusia 20-an, 30-an, dan 40-an, banyak dari mereka tidak menyadari adanya infeksi. (*)
Advertisement