Lama Baca 3 Menit

Uji Coba Vaksin COVID-19 Tiongkok Dilakukan di UEA, Brazil, dan Bangladesh

23 July 2020, 07:00 WIB

Uji Coba Vaksin COVID-19 Tiongkok Dilakukan di UEA, Brazil, dan Bangladesh-Image-1

Ilustrasi Gambar Uji Coba Vaksin COVID-19 - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Dilansir Ifeng, sebanyak 155 vaksin COVID-19 sedang dikembangkan di dunia, 23 diantaranya telah memasuki tahap uji klinis. Saat ini, setidaknya tiga vaksin dalam fase III dan setidaknya tiga vaksin telah menyelesaikan fase II.

Dua perusahaan Tiongkok memulai uji klinis fase III di Brazil, Bangladesh, dan Uni Emirat Arab (UEA). Beberapa vaksin menerbitkan data eksperimental optimis, menunjukkan bahwa vaksin tersebut dapat secara efektif menginduksi respon imun dalam tubuh manusia, dan memiliki keamanan yang baik.

Sudah setengah tahun sejak epidemi. Pada 21 Juli 2020, jumlah total kasus yang dikonfirmasi mendekati 15 juta kasus, dan jumlah kematian telah melampaui 600.000 orang. 

Di Tiongkok, di mana situasi epidemi telah terkendali untuk waktu yang lama, masih ada kasus pengelompokan skala kecil di beberapa daerah. Vaksin telah menjadi harapan terbaik untuk mengatasi pandemi. Baru-baru ini, banyak proyek vaksin COVID-19 di seluruh dunia telah mengumumkan kemajuan yang optimis.

Pada 21 Juli 2020, Brazil memulai uji klinis fase III dari vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Tiongkok, Kexing, dengan sekitar 900 sukarelawan berpartisipasi dalam gelombang pertama. Tes yang sama akan diluncurkan di Bangladesh. Pada tanggal 23 Juni 2020, Sinopharm Group Tiongkok mengumumkan bahwa uji klinis fase III perusahaan diluncurkan di UEA.

Brazil adalah daerah yang terkena dampak terburuk setelah Amerika Serikat. Pada 22 Juli 2020, menurut data real-time dari Johns Hopkins University, kasus di Brazil telah mencapai lebih dari 2,11 juta kasus. Pada 19 Juli 2020, jumlah kasus terkonfirmasi di Sao Paulo melampaui New York di Amerika Serikat untuk pertama kalinya, menjadi kota dengan jumlah kasus terkonfirmasi terbesar di dunia.

Selain Brazil, uji klinis fase III Kexing berlokasi di Bangladesh. Pejabat Bangladesh mengatakan pada tanggal 20 Juli 2020 bahwa mereka telah menyetujui uji coba lokal tahap ketiga dari potensi vaksin mahkota baru yang dikembangkan oleh perusahaan Tiongkok Kexing. Uji coba akan dilakukan di tujuh rumah sakit di Dhaka, di mana 4200 peserta akan direkrut.

Pada tanggal 23 Juni 2020, Sinopharm Group Tiongkok mengumumkan bahwa uji klinis internasional pertama dunia (fase III) vaksin inaktif COVID-19 secara resmi diluncurkan di UEA. Pada hari yang sama, Menteri Kesehatan UEA mengeluarkan dokumen persetujuan uji klinis untuk vaksin ini. Pada 22 Juli 2020, 57.498 kasus COVID-19 telah terkonfirmasi di UEA, dan 305 kasus baru diikonfirmasi. (*)