Asean Games kelima kali pada tahun 1966 di Bangkok - Image from google.com
Bolong.id - Asian Games Bangkok 1966 adalah Asian Games kelima yang diadakan di Bangkok dari tanggal 9 hingga 20 Desember 1966, dan berlangsung selama 12 hari. Lebih dari 2500 pemain dan pelatih dari 18 negara berpartisipasi dalam 14 acara.
Taiwan (Tiongkok Taipei) dan Israel yang ditolak mengikuti Asian Games ke-4, juga ikut serta dalam Asian Games ini. Desain lambangnya hampir sama dengan lambang Asian Games ke-2 dan ke-3. Keseluruhan corak melambangkan persatuan, persahabatan dan kemajuan bersama bangsa Asia di bawah naungan OCA.
Stadion utamanya adalah Stadion Supa Chalasai, juga dikenal sebagai Stadion Nasional, sebuah stadion multifungsi yang terletak di Bangkok, Thailand, dibangun dan dibuka pada tahun 1935. Kebanyakan dari mereka digunakan dalam pertandingan sepak bola dan dapat menampung 35.000 orang. Itu digunakan sebagai stadion utama Asian Games pada tahun 1966, 1970 dan 1978 masing-masing.
Negara dan wilayah yang berpartisipasi: Korea Selatan, Jepang, Taiwan, India, Thailand, Filipina, Myanmar, Indonesia, Singapura, Sri Lanka, Afghanistan, Pakistan, Vietnam, Malaysia, Hong Kong, Israel, Iran, Nepal.
Indonesia mengalami masa-masa pergolakan politik pada era tahun 1965-1966. Tahun-tahun tersebut merupakan masa transisi dari Orde Lama ke Orde Baru setelah digulingkannya Presiden pertama Indonesia, Sukarno setelah 21 tahun menjabat yang digantikan Soeharto.
Semua dimulai pada 30 September 1965 ketika enam perwira tinggi TNI tewas dalam sebuah aksi yang disebut Gerakan 30 September. Sukarno yang telah lemah secara politik kemudian menyerahkan kekuasaan pada Jenderal Soeharto, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.
Meski begitu, dunia olahraga Indonesia seolah tak terpengaruh dengan suasana politik yang semakin memanas di dalam negeri. Buktinya, Indonesia masih bisa menunjukkan taringnya dengan menempati posisi ketujuh dari 18 negara peserta di Asian Games 1966 di Bangkok, Thailand.
Indonesia berada di urutan ketujuh klasemen perolehan medali usai mengumpulkan lima medali emas, lima perak dan 12 perunggu. Tenis menjadi cabang olahraga (cabor) yang menjadi penyumbang medali terbanyak lewat tiga emas dan tiga perunggu.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement