Lama Baca 3 Menit

SEJARAH: Tahun 1958 Monumen Pahlawan Rakyat Selesai Dibangun

22 April 2021, 09:57 WIB

SEJARAH: Tahun 1958 Monumen Pahlawan Rakyat Selesai Dibangun-Image-1

Monumen Pahlawan Rakyat - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Beijing, Bolong.id – Hari ini 63 tahun yang lalu, pada tanggal 22 April 1958, Tugu Pahlawan Rakyat telah selesai dibangun. 

Tugu Pahlawan Rakyat adalah sepuluh tingkat obelisk yang didirikan sebagai monumen nasional China kepada para martir perjuangan revolusi pada abad ke-19 dan ke-20. Ia terletak di bahagian selatan Dataran Tiananmen dalam Beijing, di hadapan Makam Mao Zedong. Monumen obelisk itu dibina sesuai dengan resolusi Sidang Pleno Pertama dari Persidangan Perundingan Politik Rakyat China diadopsi pada 30 November 1949, dengan pembinaan yang berlangsung dari Ogos 1952 hingga Mei 1958. Arkitek monumen itu Liang Sicheng, dengan beberapa elemen yang dirancang oleh isterinya, Lin Huiyin. Jurutera awam, Chen Zhide  juga berperanan dalam merealisasikan produk akhir. 

Tugu ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan berkabung berskala besar yang kemudian berkembang menjadi protes dan kerusuhan, seperti kematian Perdana Menteri Zhou Enlai (yang berkembang menjadi Bantahan Tiananmen Square pada tahun 1976) dan Hu Yaobang (yang kemudian berkembang menjadi Protes Tiananmen Square pada tahun 1989, yang dituntut sebagai gerakan anti-pemerintah oleh Parti Komunis pada masa itu).

Pelaksanaan kegiatan peringatan di Monumen Pahlawan Rakyat diatur oleh Kantor Administrasi Acara Besar Komite Administrasi Area Tiananmen. Aturan ketat diberlakukan di sekitar area monumen. Sejak unjuk rasa Tiananmen 1989 (saat itu, monumen ini dijadikan sebagai titik pertemuan bagi para pemrotes), pemerintah telah melarang untuk memanjat monumen ini dan menaiki penghalang pelindung tanpa izin sebelumnya, serta fotografi dan pembuatan film. Bagi mereka yang ingin meletakkan karangan bunga di monumen ini harus mendaftar lima hari sebelumnya.[2]

Sejak 1980, sudah menjadi tradisi pejabat asing terutama dari sekutu historis Republik Rakyat Tiongkok seperti negara-negara bekas Uni Soviet, untuk meletakkan karangan bunga di Monumen Pahlawan Rakyat ketika mengunjungi Beijing. Kelompok domestik tertentu, seperti unit polisi dan militer, terkadang juga meletakkan karangan bunga di monumen ini. (*)


Informasi Seputar Tiongkok