Lama Baca 3 Menit

Seorang Wanita Tua Tiongkok Diserang Orang Asing di AS

18 March 2021, 09:38 WIB

Seorang Wanita Tua Tiongkok Diserang Orang Asing di AS-Image-1

Seorang wanita tua China-Amerika diserang orang asing - Image from 163.com

Bolong.idĀ - Pada tanggal 17 waktu setempat, seorang wanita tua berdarah Tiongkok di Amerika Serikat diserang oleh orang asing di San Francisco, tetapi dia melawan dan membalikkan keadaan dengan memukul penyerang tersebutĀ 

Dilansir Haiwai Net, menurut laporan saluran CBS San Francisco pada tanggal 17, insiden itu terjadi sekitar pukul 10.30 pagi hari itu. Polisi San Francisco mengatakan mereka sedang menyelidiki cedera yang disengaja dari seorang pria berusia 30-an yang menyerang seorang wanita berusia 70 tahun. Wanita itu berkata bahwa dia sedang bersandar pada tiang telepon ketika dia tiba-tiba dipukul oleh seorang pria tanpa alasan. Saksi mata mengatakan bahwa mereka kemudian melihat serangan balik wanita tua itu.

Seorang Wanita Tua Tiongkok Diserang Orang Asing di AS-Image-2

Pelaku penyerangan - Image from 163.com

Dalam video yang diambil di tempat kejadian, terlihat tersangka diborgol di atas tandu dengan darah di wajahnya. Wanita tua yang diserang menangis dan menegur pria itu, dan ketika dia dibawa pergi, dia melambaikan sesuatu seperti tongkat kayu padanya, dan bertanya kepada pihak lain "mengapa memukulku" dalam bahasa Mandarin. Mata dan wajah wanita tua itu terlihat terluka, dan seseorang melihatnya menempelkan kompres es ke wajahnya. Dilaporkan bahwa penyerang dan korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Seorang Wanita Tua Tiongkok Diserang Orang Asing di AS-Image-3

Korban membawa kompres es dan tongkat kayu - Image from 163.com

Saat ini, polisi San Francisco belum mengungkapkan motif penyerangan tersebut, dan tidak jelas apakah korban diserang secara ras. Polisi juga mengatakan bahwa ada korban kedua pagi itu, seorang pria Asia berusia 83 tahun, dan mereka sedang menyelidiki apakah kasus tersebut melibatkan prasangka rasial.

Sejak Januari tahun ini, jumlah insiden diskriminasi dan kejahatan rasial terhadap orang Asia terus meningkat di Amerika Serikat. Dalam beberapa hari terakhir, protes besar-besaran terhadap kekerasan dan kebencian terhadap orang Asia telah meletus di New York, Seattle, San Francisco, Los Angeles, dan tempat-tempat lain. Banyak orang Asia turun ke jalan untuk melakukan protes untuk mendukung komunitas Asia dan menentang kejahatan kebencian dan supremasi kulit putih. Mereka berkata, "Ras bukanlah virus, itu kebencian." (*)