Lama Baca 3 Menit

Tiongkok Tolak Beri Data Kasus Covid ke WHO

14 February 2021, 08:08 WIB

Tiongkok Tolak Beri Data Kasus Covid ke WHO-Image-1

Lembaga Kesehatan Dunia WHO - Image from Dari berbagai sumber

Jakarta, bolong.id - Tiongkok menolak memberikan data mentah terkait kasus awal Covid-19 kepada tim yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Melansir Reuters, berdasarkan informasi dari salah satu penyelidik tim, aksi ini berpotensi mempersulit upaya untuk memahami awal mulai wabah ini dimulai.

"Tim sebelumnya telah meminta data mentah pasien pada 174 kasus teridentifikasi yang terjadi pada fase awal pandemi di Kota Wuhan, Tiongkok namun tim hanya diberikan data ringkasan", kata Dominic Dwyer, Pakar Penyakit Menular yang merupakan anggota tim, dikutip CNBC Indonesia, Minggu (14/2/2021).

Dwyer menjelaskan, data mentah yang diinginkan dikenal sebagai "line listings" yang biasanya dianonimkan, tapi berisi rincian seperti pertanyaan apa yang diajukan kepada pasien secara individu, respon pasien dan bagaimana tanggapan mereka ketika dianalisis.

"Itu adalah praktik standar untuk penyelidikan wabah", kata Dwyer.

Ia mengatakan, memperoleh akses data ke data mentah sangatlah penting. Sebab, dari 174 kasus awal, hanya separuh pasien saja yang terpapar setelah pergi ke pasar Huanan, yang merupakan pusat makanan laut grosir di Wuhan kini yang telah ditutup sebagai awal terdeteksinya Covid-19.

"Itu sebabnya kami bersikeras meminta (data) itu. Mengapa itu tidak terjadi, saya tidak bisa berkomentar. Entar itu karena alasan politik atau waktu namun apakah ada alasan lain mengapa datanya tidak tersedia, kami tidak tahu. Seseorang hanya berspekulasi", ujarnya.

Sementara otoritas Tiongkok memberikan banyak bahan, ia menyebut bahwa permasalahan akses data mentah pasien akan dibawa pada laporan akhir tim.

"Orang-orang WHO pasti merasa mereka telah menerima lebih banyak data daripada yang pernah mereka terima di tahun sebelumnya. Jadi itu sudah merupakan kemajuan tersendiri", sebut Dwyer.

Ia menambahkan, temuan tim WHO dirilis paling cepat pekan depan, dimana tim WHO yang diutus untuk menyelidiki asal mula Covid-19 tiba di Wuhan, China pada 14 Januari silam. Tim ini telah menghabiskan wakti empat minggu dengan pembatasan kunjungan yang dilakukan oleh Tiongkok sebagai tuan rumah.

Penyelidikan sejauh ini terganggu dengan adanya penundaan, kekhawatiran atas akses dan perseteruan antara Beijing dan Washington yang menuduh Tiongkok menyembunyikan awal mula terjadinya pandemi dan mengkritik ketentuan China terkait pembatasan kunjungan. (*)