Zhao Lijian - Image from teleSUR English
Beijing, Bolong.id - Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pada Jumat (16/10/20) bahwa upaya Amerika Serikat (AS) membuat perpecahan Tiongkok - Rusia pasti akan gagal, Hubungan Tiongkok dan Rusia solid, serta mampu bertahan dalam ujian dari semua jenis risiko dan tantangan.
Juru bicara kementerian Zhao Lijian membuat pernyataan itu setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada hari Rabu bahwa Moskow tidak berencana untuk bermanuver ke arah koalisi anti-Tiongkok yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Demikian dilansir dari Xinhuanet, Jumat (16/10/2020).
"Menanggapi upaya negara tertentu untuk membuat perpecahan antara Tiongkok dan Rusia, Menteri Luar Negeri Lavrov telah menyatakan penolakannya secara eksplisit dalam beberapa kesempatan dan mengkritik perilaku menyebarkan perselisihan yang melanggar norma dasar hubungan internasional dan berada di bawah kekuatan besar," kata Zhao pada konferensi pers reguler.
"Beberapa negara ingin menimbulkan masalah ketika tidak ada apa-apa antara Tiongkok dan Rusia, dan di sinilah mereka akan berakhir," kata Zhao, mencatat bahwa China sepenuhnya setuju dengan posisi Rusia.
Fakta telah membuktikan bahwa di bawah arahan strategis kedua kepala negara, kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Rusia di era baru berdiri stabil, solid dan tangguh, katanya.
Menawarkan vitalitas dan kekuatan yang luar biasa, hubungan ini dapat bertahan dalam menghadapi ujian dari semua risiko dan tantangan, tambahnya.
"Tiongkok menghargai sikap saling percaya politik tingkat tinggi dan koordinasi strategis kedua negara, dan akan terus bekerja dengan Rusia untuk hasil baru dalam hubungan bilateral," kata juru bicara itu.
Advertisement