Ilustrasi - Image from Live Science
Xi’an, Bolong.id - Para arkeolog telah menemukan tiga makam dengan sisa-sisa pengorbanan manusia dalam penggalian makam skala besar yang berkaitan dengan reruntuhan dari budaya Shimao yang berasal dari 4.000 tahun yang lalu di Kota Yulin, Provinsi Shaanxi, Tiongkok Barat Laut .
Pemukiman batu tempat pemakaman ditemukan dikenal sebagai reruntuhan Zhaishan, mencakup area seluas sekitar 1 juta meter persegi dan sekitar 60 km dari situs Shimao. Demikian dilansir dari Xinhuanet, Rabu (21/10/2020).
Masing-masing dari tiga makam memiliki peti mati berbahan kayu yang ditempatkan di kuburan lubang vertikal persegi panjang seluas 10 meter persegi.
Penghuni makam ditemukan di peti mati dengan barang-barang giok, sementara manusia yang dikorbankan, berdasarkan identifikasi awal semuanya adalah perempuan, dengan posisi berbaring di sisi kanan menghadap penghuni makam, kata Shao Jing, yang bertanggung jawab atas proyek arkeologi Zhaishan.
Tanda luka potong ditemukan di wanita yang dikorbankan, menunjukkan mereka telah dibakar dan dikuburkan bersama penghuni makam, kata Shao.
Para arkeolog juga menemukan relung berbentuk bulan di sisi kanan makam, di mana ditemukan lima set barang tembikar dengan tutup batu bersama dengan pisau batu.
Dibandingkan dengan makam lain yang ditemukan di permukiman tersebut, tiga makam yang baru ditemukan berukuran lebih besar, dengan struktur yang lebih kompleks dan objek pemakaman yang lebih banyak, kata Shao, seraya menambahkan bahwa temuan tersebut penting untuk mempelajari kebiasaan pemakaman dan strata kelas dari budaya yang berusia 4.000 tahun tersebut. (*)
Advertisement