Masjid Musi Al Mualaf - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.
Beijing, Bolong.id – Masjid Musi Al Mualaf di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Indonesia, beraksitektur Tionghoa.
Dilansir dari berbagai sumber, masjid itu di Jalan Kali Kesik, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1. Menjadi tujuan wisata di sana sejak diresmikan beberapa waktu lalu.
Masjid Musi Al Mualaf ini dibangun seorang warga keturunan Tionghoa mualaf bernama Agussyah. Diketahui ia sengaja membangun masjid ini sebagai bentuk kecintaannya kepada agama Islam.
Sekarang warga menyebutnya sebagai Masjid Cheng Ho -nya Lubuklinggau, karena ornamennya sangat mirip Masjid Cheng Ho di Kota Palembang.
Selain itu, diketahui juga bahwa masjid ini diberi nama Masjid Musi Al Mualaf karena pewakafnya orang Tionghoa mualaf, dan istrinya kebetulan warga suku Musi. Jadi namanya perpaduan nama suku dan agama.
Warna merah dan kuning emas ini sengaja dipilih karena permintaan istri dari yang memberi wakaf agar diberi warna merah dan ornamen Tionghoa, mengikuti budaya dari suaminya. Ia pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kota Lubuklinggau, ke depan agar pengurus masjid mampu membangun pagoda dan memperlebar area lahan parkir masjid.
Sejak rampung penggarapannya pada Idul Fitri tahun lalu, masjid dengan luas bangunan 16 x 20 meter tersebut, mampu menampung 300 jamaah, dan sudah dimanfaatkan warga untuk beribadah sehari-hari.
Wisatawan tidak hanya warga Lubuklinggau yang datang berkunjung, bahkan ada yang sengaja datang dari Provinsi lain untuk beribadah di masjid ini. (*)
Advertisement