Lama Baca 4 Menit

Teknologi Cloud Beijing 2022 Terapkan Standar Baru Untuk Olimpiade

27 March 2022, 10:41 WIB

Teknologi Cloud Beijing 2022 Terapkan Standar Baru Untuk Olimpiade-Image-1

Suasana konferensi - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Jakarta, Bolong.id – Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 tidak hanya menjadi platform bagi atlet dari seluruh dunia untuk menantang diri mereka sendiri. Ini juga tolok ukur baru teknologi cloud karena semua sistem inti Beijing 2022 dioperasikan di Cloud.

Dilansir dari 人民网 pada Sabtu (26/03/2022), "terima kasih kepada mitra kami Alibaba Cloud, ini adalah pertama kalinya kami benar-benar menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin di Cloud," kata Ilario Corna, Chief Information Technology Officer dari International Olympic Committee (IOC) dalam sebuah wawancara dengan media lokal.

"Melalui inovasi ini, kami benar-benar dapat menghadirkan olimpiade yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih berkelanjutan. Benar-benar menetapkan standar baru olimpiade."

Pada tahun 2018, Olympic Broadcasting Services (OBS) dan Alibaba Cloud meluncurkan OBS Cloud. Solusi penyiaran inovatif yang beroperasi di cloud, yang pertama kali digunakan di Olimpiade Tokyo 2020 yang menghadirkan total 9.500 jam siaran konten.

Di Beijing 2022, lebih dari 6.000 jam konten telah ditayangkan secara langsung kepada para penyiar di seluruh dunia melalui OBS Cloud. “Kami sudah bisa meluncurkan OBS Cloud, yang digunakan oleh semua penyiar di seluruh dunia untuk mendapatkan konten yang diproduksi di Olimpiade Musim Dingin,” kata Corna.

Corna menggambarkan layanan cloud sebagai terobosan karena memungkinkan banyak penyiar dan mitra IOC untuk membuat rekor baru dalam konsumsi konten.

"Kami selalu dilihat sebagai pionir dalam teknologi," kata Corna. "Ketika kami melihat apa yang dapat kami lakukan di cloud, kami sangat yakin bahwa ini dapat membantu kami bergerak menuju tujuan transformasi digital kami."

Menurut Corna, dibandingkan dengan transmisi satelit tradisional, pengiriman cloud lebih inovatif, berkelanjutan, dan akan meninggalkan warisan bagi dunia.

“Inovatif, karena kami benar-benar mengubah cara dibandingkan dengan yang telah kami lakukan sebelumnya,” kata Corna merujuk pada ruang siaran luar (OB van) dan ruang server. "Jadi sekarang saat kami memindahkan sistem ke cloud, itu menjadi jauh lebih cepat."

"Berkelanjutan, karena transmisi cloud memiliki biaya yang jauh lebih rendah, dan sejalan dengan tujuan Agenda Olimpiade 2020+5 IOC untuk mengurangi biaya Olimpiade, saya pikir ini sebenarnya mendukung perjalanan kami untuk meningkatkan keberlanjutan."

“Sekarang dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki orang-orang di cloud dan keamanan siber, kami menciptakan warisan yang dapat kami bawa ke depan,” tambah Corna.

Selain perubahan dan manfaat yang dibawanya ke penyiar, penonton juga akan mendapatkan pengalaman baru dengan bantuan Cloud.

“Kami ingin membawa data ke penonton,” jelas Corna. "Sehingga kami dapat membuat basis penggemar baru dan mungkin generasi muda untuk diperkenalkan ke olahraga yang berbeda dan benar-benar menumbuhkan komunitas olahraga." (*)



Informasi Seputar Tiongkok