Home     news     china
Lama Baca 3 Menit

Kebakaran Hutan di Tibet Berkobar Selama Seminggu, 49 Orang di Evakuasi

03 November 2021, 17:18 WIB

Kebakaran Hutan di Tibet Berkobar Selama Seminggu, 49 Orang di Evakuasi-Image-1

Pemadam kebakaran - Image from China News

Bolong.id - Ratusan petugas pemadam kebakaran berjuang untuk mengatasi kebakaran hutan di Daerah Otonomi Tibet barat daya yang telah terbakar selama seminggu.

Kebakaran yang dimulai pada 27 Oktober di Kabupaten Zayu saat ini tidak berbahaya bagi pemukiman manusia. Menurut departemen manajemen darurat, 49 orang dari desa terdekat telah dipindahkan ke tempat yang aman. Kabupaten Zayu terletak di Kota Nyingchi, yang berada di ketinggian sekitar 3.000 meter.

Sampai hari Selasa (2/11/2021), sisi utara lokasi kebakaran masih menyebar, karena medan pegunungan yang tinggi dan tebing yang curam membuat api sulit dipadamkan. 

Dilansir dari 九龙网 pada Selasa (2/11/2021), kebakaran di sisi timur, selatan, dan barat daya telah berhasil dipadamkan.

Tiongkok mengalami banyak kebakaran hutan setiap tahun, dengan lebih dari 2.000 dilaporkan setiap tahun antara 2010 dan 2019, menurut Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional. Kebakaran tersebut menyebabkan 607 kematian dan mengakibatkan hilangnya 193.000 hektar kawasan hutan.

Kebakaran hutan biasanya terkonsentrasi di bagian tengah dan selatan Tiongkok, dengan lebih sedikit di wilayah barat karena kelangkaan sumber daya hutan, menurut administrasi. 

Misalnya, Tibet melaporkan hanya 33 kebakaran hutan dari 2010 hingga 2019, sementara provinsi Hunan dan Guizhou, serta Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, masing-masing menyaksikan lebih dari 3.500 kebakaran hutan, selama satu dekade.

Tahun lalu, kebakaran hutan yang menghancurkan di provinsi barat daya Sichuan menewaskan 19 petugas pemadam kebakaran dan pemandu mereka. 

Pihak berwenang provinsi mengatakan kebakaran itu, yang disebabkan oleh korsleting listrik di sebuah gardu induk, menghancurkan 3.047 hektar hutan dan mengakibatkan kerugian ekonomi senilai 97 juta yuan (Sekitar Rp 216 M). (*)


Informasi Seputar Tiongkok