Batu bara - Image from portnews.com
Beijing, Bolong.id -Tiongkok baru saja menandatangani kerjasama dengan Indonesia sebagai pengimpor batu bara untuk negara tersebut selama tiga tahun mulai tahun 2021. Ini dapat menjadi tanda melemahnya hubungan perdagangan Tiongkok dan Australia, yang merupakan pemasok batu bara utama lainnya.
Dilansir dari Toutiao.com, kedubes Tiongkok di Indonesia mengumumkan pertemuan kerjasama untuk pengadaan batu bara Tiongkok-Indonesia pada Rabu (25/11). Dalam pertemuan itu kedua negara menandatangani kontrak 28,72 ton batu bara senilai 1,476 miliar dolar (setara 20,6 triliun rupiah).
Mengutip dari berita Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia, di tahun 2021 Indonesia akan meningkatkan ekspor batu bara ke Tiongkok dan menarik investasi untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan teknologi pemrosesan.
Saat ini hubungan Tiongkok dan Australia terus memburuk. Tiongkok banyak menempatkan banyak komoditas Australia dalam "daftar hitam" dan perjanjian kerjasama Tiongkok-Indonesia kemungkinan akan makin memperburuk Australia dan hubungan antar kedua negara.
Belakangan ini pemerintah Australia sering mempermasalahkan perdagangan Tiongkok-Australia dari prespektif diplomatik. Media Australia juga berulang kali menggembar-gemborkan masalah kapal batu bara Australia yang tinggal di pelabuhan Tiongkok dan kapal-kapal itu terjebak karena prosedur bea cukai Tiongkok yang rumit, yang mengawali hubungan kedua negara memburuk. (*)
Advertisement