Kereta cepat - Image from China Indonesia Information
Laos, Bolong.id -Kelompok pengamat terdiri dari 55 anggota Majelis Nasional Laos mengunjungi kereta api Tiongkok-Laos dan melakukan tur percobaan kereta untuk mengamati dan bertukar pandangan tentang pembangunan rel kereta api pada hari Sabtu (14/11).
Xiao Qianwen, manajer umum Kereta Api Laos-Tiongkok Co, Ltd, sebuah perusahaan Joint-Venture yang berbasis di ibukota Laos, Vientiane yang melakukan pembangunan dan pengoperasian kereta api, mengatakan pada hari Sabtu bahwa perusahaan akan membangun rel kereta api tersebut sebagai jalur pembangunan persahabatan Tiongkok-Laos.
Pengamat Laos - Image from CGTN
Saithong Keoduangdy, ketua Komite Hukum NA, memuji pencapaian pembangunan rel kereta api. Ia mengatakan, Kereta Api Laos-Tiongkok merupakan jalan impian yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Laos, dan juga merupakan proyek kerja sama strategis kedua negara.
Kereta Api Tiongkok-Laos adalah proyek strategis Belt and Road Initiative yang diusulkan Tiongkok.
Kereta api sepanjang 422 km, dengan 75 terowongan sepanjang 198 km dan jembatan sepanjang 62 km, akan berjalan dari gerbang perbatasan Boten di Laos utara, berbatasan dengan Tiongkok, ke Vientiane dengan kecepatan operasi 160km/jam.
Proyek ini dimulai pada Desember 2016 dan dijadwalkan akan selesai dan dibuka untuk lalu lintas pada Desember 2021. Dilansir dari CGTN, Senin (16/11). (*)
Advertisement