Huawei punya penyimpanan energi terbesar di dunia, kapasitasnya 1.300 MWh
- Image from Gizmochina.com
Bolong.id - Huawei Digital Power’s Global Digital Power Summit 2021 di Dubai, Uni Emirat Arab dihadiri lebih dari peserta dari 67 negara. KTT ini bertujuan untuk menginspirasi tindakan kolektif untuk mengembangkan masyarakat rendah karbon dan lebih cerdas yang didukung oleh teknologi digital, sementara dunia memprioritaskan netralitas karbon dan pemulihan pascapandemi.
Dilansir dari Sina Finance pada Selasa (19/10/2021), pada KTT tersebut, Huawei Digital Energy Technology dan Shandong Electric Power Construction (SEPCO3) berhasil menandatangani proyek penyimpanan energi Kota Baru Laut Merah Saudi (via: IT Home). Huawei menyatakan bahwa kapasitas penyimpanan energi dari proyek tersebut mencapai 1300MWh, yang sejauh ini merupakan proyek penyimpanan energi dan penyimpanan energi off-grid terbesar di dunia.
Proyek Penyimpanan Energi Kota Baru Laut Merah adalah salah satu bagian penting dari rencana Visi 2030 Saudi. FYI, rencana tersebut merupakan kerangka strategis untuk mengurangi ketergantungan negara pada minyak, diversifikasi ekonomi, dan mengembangkan sektor layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rekreasi, dan pariwisata.
Pengembang utama proyek ini adalah ACWA Power dan kontraktor EPC adalah SEPCO3. Kota Baru Laut Merah, atau Neom, terletak di pantai Laut Merah dan Saudi bertujuan agar seluruh kebutuhan energi kota dipenuhi oleh sumber energi terbarukan saja.
Perusahaan Teknologi Energi Digital Huawei baru saja didirikan pada 7 Juni 2021. Perusahaan ini dibangun dengan modal terdaftar sebesar RMB 3 miliar (sekitar Rp6,6 triliun) dan memiliki Hu Houkun, Wakil Ketua Huawei sebagai perwakilan hukumnya. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement