Lama Baca 2 Menit

SEJARAH: 1995 Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan di Beijing

04 September 2021, 09:23 WIB

SEJARAH: 1995 Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan di Beijing-Image-1

Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan di Beijing - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Hingga 1 September 2021, Indonesia telah mencatat lebih dari 4,1 juta kasus COVID-19 dengan total angka kematian 133 ribu.

Dilansir dari 查询工具大全, pada bulan Maret 1992, pertemuan ke-36 Komisi PBB tentang Status Perempuan menerima undangan dari pemerintah Tiongkok dan memutuskan untuk menyelenggarakan Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan di Beijing.

Tema konferensi adalah "Mencari Kesetaraan, Pembangunan dan Perdamaian melalui Aksi" dengan sub-tema "Pendidikan, Kesehatan dan Ketenagakerjaan".

Tujuan konferensi ini adalah untuk secara komprehensif memantau, meninjau dan mengevaluasi pelaksanaan Strategi Nairobi yang dirumuskan pada konferensi sebelumnya, dalam rangka mempromosikan masyarakat internasional dan pemerintah untuk memperbarui komitmen politik mereka untuk mengejar kesetaraan, pembangunan dan perdamaian melalui tindakan. Pada tanggal 4 September 1995, Konferensi Dunia Keempat PBB tentang Perempuan dibuka secara megah di Pusat Konferensi Internasional Beijing.

Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan di Beijing adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah PBB. Ada 17.600 peserta, dan lebih dari 30.000 orang menghadiri Forum Perempuan LSM dan Pertemuan Tambahan Konferensi Dunia Tentang Perempuan. (*)