Lama Baca 3 Menit

China Resmi Dukung Taliban

23 August 2021, 14:30 WIB

China Resmi Dukung Taliban-Image-1

Taliban di Afghanistan - Image from Detik

Beijing, Bolong.id - Pemerintah Tiongkok  resmi mendukung Taliban  yang menguasai Afghanistan. Dukungan itu disampaikan Juru Bicara Menteri Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying dalam konferensi pers, Senin (16/8/2021). 

Hua mengatakan, Tiongkok siap menyambut masa depan pembangunan Afghanistan di bawah rezim Taliban.

Selain itu, Hua juga menyatakan bahwa Tiongkok akan membangun hubungan baik dengan kelompok yang biasa disebut sebagai kelompok teroris itu.

Hal itu juga diungkapkan penasihat negara dan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab pada Kamis, 19 Agustus 2021.

Taliban kembali berkuasa setelah merebut sejumlah kota termasuk Kabul. Kembalinya Taliban dalam waktu cepat setelah Amerika Serikat dan sekutunya menarik pasukan pulang.

Menurut Wang, situasai keamanan di Afghanistan saat ini belum stabil dan tidak pasti. “Masyarakat internasional harus mendorong dan membimbing ke arah yang positif alih-alih memberikan lebih banyak tekanan,” ujarnya. Dukungan yang kondusif akan menstabilkan situasi di Afghanistan.

Tiongkok belum secara resmi mengakui Taliban sebagai penguasa baru namun Wang bulan lalu menjamu Mullah Baradar, pemipin Taliban di Tianjin. Dalam pertemuan itu Wang berharap Taliban memainkan peran penting dalam proses perdamaian dan rekonstruksi Afghanistan.

Dalam pembicaraan telepon dengan Raab, Wang juga mengatakan masyarakat internasional seharusnya tidak menggunakan Afghanistan sebagai medan pertempuran geopolitik. Negara-negara harus menghormati kemerdekaan dan kehendak rakyat Afghanistan.

Tiongkok secara konsisten menolak kritik asing terhadap sistem pemerintahannya sendiri dan tekanan internasional terhadap negara lain sebagai campur tangan.

Tanggapan Indonesia

Di sisi lain, pemerintah Indonesia memberi penyataan sikap terhadap konflik yang terjadi di Afghanistan melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Kemenlu menyebut pemerintah memantau perkembangan situasi di sana. "Indonesia memantau secara dekat perkembangan yang sangat cepat yang terjadi di Afghanistan," tulis pihak Kemenlu, dikutip dari laman resminya kemenlu.go.id, Senin (16/8/2021).

Kemudian, Indonesia berharap konflik di Afghanistan bisa diselesaikan melalui Afghan-owned, Afghan-led. "Perdamaian dan stabilitas tentunya sangat diharapkan oleh masyarakat Afghanistan dan dunia internasional," lanjut tulis website Kemenlu.

Selain itu, pemerintah juga terus berkomunikasi dengan semua pihak di Afghanistan dan perwakilan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan perwakilan asing di Afghanistan.

Tak lupa, pemerintah juga memastikan keselamatan dari WNI yang berada di sana. (*)